March, 2015

now browsing by month

 

LUAR BIASA….

NEW GIMB ENTREPRENEUR SCHOOL Logo Polos
Alhamdulillah….rasanya, rasa syukur yang tidak terhingga  yang memang harus diucapkan kepada Allah SWT yang benar-benar memberikan kelancaran dalam pelaksanaan Gelar 1000 produk Wirausaha Baru Jawa Barat di Pelataran Parkir Gedung Sate, Sabtu 14 Maret yang lalu. Acara yang memang diarahkan untuk memberikan kesempatan untuk wirausaha baru di Jawa Barat untuk menampilkan produk-produk mereka kepada stakeholders yang membang membutuhkan produk mereka untuk dikonsumsi ataupun di beli dan dijual kembali.
Ada 1000 wirausaha yang hadir dalam acara ini dan setiap mereka menampilkan produk-produk unggulan yang mereka hasilkan. Luar biasa, semakin nnyata bahwa para entrepreneur di Jawa Barat memang memiliki potensi yang besar untuk sukses menggapai target dan tujuan yang hendak mereka capai yaitu profit, people, planet, berkelanjutan serta tumbuh dan berkembang dari skala mikro, kecil, menengah dan besar.
SINERGI
Kelancaran dan keberhasilan penampilan produk-produk dari 1000 wirausaha tersebut menunjukkan bagaimana kekuatan dari stakeholder kalau disatukan untuk mencetak entrepreneur sukses. Strategi dengan memanfaatkan seluruh stakeholder adalah salah satu kunci menghadapi tantangan saat ini dan kedepan agar entrepreneur di Jabar semakin sukses mencapai tujuan yang sudah mereka tetapkan di awal.
Akademisi yang terlihat di acara minggu lalu memang memberikan warna tersendiri dalam membentuk entrepreneur, khususnya dari kalangan mahasiswa. Ada GIMB Entrepreneur School, ITB, Unpad, Unpar, Universitas Maranatha, Universitas Widyatama, STIE Ekuitas yang menghadirkan mahasiswa dan bahkan dosen serta staff mereka dalam gelar ini. Kreativitas dan inovasi mahasiswa sangat terlihat dibawah bimbingan para dosen.
Kalangan pebisnis pun tidak tinggal diam dalam mengembangkan entrepreneurship untuk pelaku usaha dalam skala mikro, kecil dan menengah. Ada Telkom dan beberapa perusahaan yang mengikuti program ini. Program Corporate Social Responsibility/CSR dan ataupun program kemitraan Bina Lingkungan (PKBL) juga menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam mencetak entrepreneur sukses. Dalam program pencetakan 100.000 Wirausaha Baru Jawa Barat, pelaku bisnis menjadi bagian dari strategi Jabar Masagi.
Komunitas juga memegang peranan penting dalam pengembangan entrepeneurship. Para entrepreneur yang tergabung dalam komunitas informal seperti HIPA ataupun organisasi yang sudah memiliki bentuk dengan dasar AD/ART yang jelas yaitu KADIN Jabar dan KADIN Bandung serta HIPMI BPD Jabar ataupun HIPMI BPC di Kota/Kabupatan di Jawa Barat. Mereka memiliki entrepreneur-entrepreneur yang siap untuk maju dan sukses dalam membangun diri dan anggota komunitas mereka.
Perbankan juga memiliki peran yang luar biasa dan ditampilkan dalam acara Gelar 1000 produk Wirausaha minggu lalu. Ada Binaan Bank BJB yang hadir dalam acara ini dengan menampilkan produk-produk mereka masing-masing. Selain itu, ada juga binaan bank Mandiri. Perbankan memberikan kredit dan juga pembinaan kepada UMKM agar terus maju. Ini adalah bagian penting dalam membina dan mengembangkan entrepeneurship.
Terakhir, inilah yang perlu mendapatkan perhatian khusus yaitu pemerintah. Terlihat 11 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang menampilkan peserta program pencetakan 100.000 WUB Jabar. Ada pelatihan dan pendampingan yang diberikan kepada entrepreneur muda. Ada Dinas KUMKM Jabar, Dinas Indag, Dinas pendidikan dan lain-lain dan mereka memiliki binaan yang sesuai dengan bidang masing-masing.
Inilah kekuatan yang harus dioptimasi oleh pemerintah untuk mencetak 100.000 Wirausaha baru Jawa Barat dengan konsep Jabar Masagi. Kegiatan Gelar 1000 produk wirausaha baru Jawa Barat menunjukkan bagaimana potensi yang dimiliki oleh Jabar Masagi dan juga hasil yang sudah mereka dapatkan dalam pembinaan kepada entrepreneur untuk sukses. Perlu dilakukan kegiatan serupa secara rutin sehingga menjadi momen evaluasi untuk pencapaian entrepreneur sukses.

 

Tulisan ada di Koran Bisnis Bandung, www.bisnisbandung.co.id

Oleh

AHMAD SYARIF HIDAYATULLAH

SYARIF H

“saya selalu ingin memiliki sebuah perusahaan indah bertaraf teknologi…”

 

Ahmad Syarif Hidayatullah atau akrab dipanggil Syarif merupakan seorang pengusaha muda yang berasal dari Kota Bandung dengan nama perusahaan CyberLabs.

Pria kelahiran Bogor ini mulai merintis bisnisnya pada bulan Februari tahun 2014 ini, meskipun umur bisnisnya masih terbilang sangat muda, tetapi perkembangan yang di hasilkan terbilang cukup significant.

Awal mula dia terjun ke bisnis IT disebabkan karena latar belakangnya yang merupakan salah satu lulusan SMK Wikrama IT di kota Bogor, setelah lulus dia mulai merantau ke kota Bandung untuk bekerja di sebuah perusahaan Online Marketing dengan nama PT. Asian Brain, dia bekerja selama 6 tahun dan setelah itu dia memutuskan untuk membuka perusahannya sendiri dengan nama CyberLabs yang berfokus pada pengembangan Software dan Digital Marketing Agency.

Syarif bercerita bahwa dia memulai usahanya dengan modal yang sangat kecil yaitu sebesar Rp. 5000 yang dia gunakan untuk membeli bensin motor untuk menghadiri sebuah acara komunitas, dari sanalah dia mulai mendapatkan 1 client yang ingin membuat sebuah website e-commerce dengan harga sebesar Rp. 2.500.000. Dari profit pembuatan website itulah dia mulai mengalokasikan dananya untuk lebih mengembangkan bisnisnya, dia mengalokasikan dananya tersebut untuk mengikuti pelatihan bisnis di GIMB School, dan dari sanalah dia mendapatkan banyak sekali ilmu management dan network yang dapat memperkuat bisnisnya.

Akhirnya pada bulan Juli 2014 ini, Syarif sudah bisa menyewa sebuah kantor yang berlokasi di jln Jakarta kota Bandung dengan total jumlah team saat ini yang bekerja sebanyak 7 orang yang terdiri dari Online Marketer, Grafik Desainer dan Programmer.

Saat ini CyberLabs yang berlamatkan website di www.CyberLabs.asia sedang menggarap beberapa project dari client yang bersifat custome by order mulai dari software management perusahaan-perusahaan multinasional seperti bank, pembuatan website toko online untuk UKM, pembuatan website profile company, hingga membantu beberapa brand di Bandung dalam pengoptimalan promosi Online. Disamping itu dia mengatakan bahwa di tahun ini CyberLabs akan meluncurkan beberapa program dan produk teknologi yang dapat mendukung para UKM baik itu dalam proses pemasaran Online atau software yang dapat membantu mengefisiensikan bisnis dari para UKM tersebut.

Syarif mengatakan dia masih memiliki ambisi bahwa di sisa tahun 2014 ini dia harus memperluas pasar bisnisnya hingga ke skala nasional, dia memiliki cita-cita bahwa perusahaan CyberLabs ini harus menjadi perusahaan IT yang bisa bersaing di skala Internasional yang dapat membanggakan Indonesia.

Ketika ditanya apa yang membuat Syarif tetap konsisten dan semangat menjalankan Bisnis IT ini, dia mengatakan bahwa “saya selalu ingin memiliki sebuah perusahaan indah bertaraf teknologi yang dapat menghidupi orang banyak, perusahaan tersebut bukanlah perusahaan mewah dengan lantai pencakar langit yang sangat tinggi, tetapi perusahaan indah yang memiliki air terjun dan sungai buatan di dalamnya, perusahaan yang memiliki komplek-komplek rumah dengan bentuk yang unik, dan perusahan yang memiliki banyak pohon di dalamnya, intinya perusahaan yang dapat membuat semua team yang bekerja di dalamnya merasa sangat nyaman,  dan tempat tersebut akan dia namakan ”CyberUtopia” “, dia mengatakan bahwa hampir tiap malam dia memimpikan tempat tersebut dan itulah yang membuat dia selalu semangat untuk bangun pagi dan terus semangat untuk membesarkan CyberLabs.

Ketika ditanya kembali apa yang membuat Syarif begitu percaya diri untuk bisa terjun ke bisnis IT dengan modal yang sangat minim ? , dia mengatakan bahwa “saya tidak pernah membiarkan diri saya melakukan yang namanya “self talk” atau “Limiting Believe” atau membatasi ruang pikir dan kreasi, saya selalu mencoba untuk terus berjalan di “Euforia Optimistic“, saya tidak pernah mau memikirkan begitu banyaknya pesaing diluar sana, saya hanya ingin membuat sebanyak produk IT yang bermanfaat untuk masyarakat di masa depan dan itulah yang selalu saya terapkan di dalam perusahaan dan selalu saya ajarkan kepada team CyberLabs lainnya”.

MINDSET DAN STRATEGIC ENNTREPRENEUR

20141007_112808_resized
Dalam satu jurnal penelitian yang saya baca kemaren, ada satu temuan yang luarbiasa tentang konsep mindset dan hubungannya dengan strategic management dan khususnya strategic entrepreneur.
Sebagai seorang pendidik, tentu hal ini menjadi penting karena ada satu temuan yang luarbiasa dan harus dikembangkan agar memberikan kontribusi yang optimal bagi penciptaan entrepreneur muda sukses dengan menjadi ahli strategi.

Mindset bukan hanya konsep kerangka berfikir akan tetapi menjadi sikap mental dan cara berfikir yang benar dalam menghadapi perubahan lingkungan bisnis yang begitu cepat, tidak bisadikontrol dan mengalami turbulensi.
Disinilah mindset melihat peluang dan ancaman yang diakibatkan oleh perubahan lingkungan. Kemampuan berfikir inilah yang perlu dijadikan sebagai dasar untuk melihat kualitas mindset seorang entrepreneur.
Tidak hanya itu, mindset juga bisa menilai apakah sebuah peluang itu benar-benar bisa menghasilkan. Atau tidak sehingga bisa langsung diputuskan. Kalau dilihat, bisa menjadi sebuah insting.
Lalu, bagaimana hubungannya dengan strategic management? Tentu masih ingat kerangka strategic management itu berbasis lingkungan, baik internal maupun eksternal untuk dijadikan dasar penentuan strategi.
Jadi, mindset menjadi penting bagi enttrepreneur untuk menjalankan peran sebagai ahli strategi. Oleh karena itu, mari asah terus mindset entrepreneur dengan meningkatkan knowledge, skill dan attitude selama menjalankaan bisnis.
Fokus pada bisnis yang dijalankan juga menjadi penting karena banyak learning didalamnya. Yang tidak kalah penting, kembangkan knowledge management melalui siklus Create, Structure, Share dan Apply… Hmmmm….
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Oleh

GIMBERS IKUT KEGIATAN GELAR 1000 PRODUK WUB JABAR

NEW GIMB ENTREPRENEUR SCHOOL Logo Polos
Salah satu kesempatan yang luar biasa dan didapatkan oleh anak muda yang berbisnis dan tergabung dengan GIMB Foundation adalah mendapatkan kesempatan untuk mengikuti kegiatan pameran yang diselenggarakan oleh GIMB Foundation sendiri ataupun bekerjasama dengan perusahaan atau pun lembaga lainnya. Salah satunya adalah DInas KUMKM Jabar.
Program yang diselenggarakan oleh Pemerintah ini merupakan kesempatan yang luar biasa karena akan memberikan manfaat yang luar biasa kepada GIMBers untuk mempromosikan berbagai produk-produk yang pastinya sangat dibutuhkan oleh banyak orang, konsumen yang menunggu hasil karya dari seluruh pihak yang sudah membantu pengembangan entrepreneur dalam GIMB Foundation.

 

Ada 75 orang anak binaan GIMB yang ikut serta dalam pengembangan dan promosi produk dan bisnis mereka. Seluruh binaan berkesempatan menampilkan produk yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat dan bahkan dipromosikan melalui berbagai media yang  berpartisipasi dalam kegiatan ini untuk meliput berbagai aktivitas bisnis.
Bisnis-bisnis yang ditampilkan dalam program Gelar 1000 produk Wirausaha Baru Jawa barat. Ada kuliner, ada fashion, ada keripik dan lain-lain. Bahkan ada produk-produk yang berhubungan dengan kreasti berupa jasa-jasa yang dimiliki seperti jasa pembuatan web yang pastinya diperlukan oleh entrepreneur untuk membangun bisnis mereka menjadi lebih besar.
Selain itu, GIMBers juga dilibatkan dalam program pemecahan rekor MURI untuk kategori Host terbanyak yaitu 70 orang yang memecahkan rekor sebanyak 12 orang host yang sudah dicatatkan oleh perusahaan sebelumnya. Momentum ini juga dimanfaatkan untuk mengembangkan potensi yang ada di dalam setiap diri GIMBers.
Ada Rini, Evi, Anya, Yuliani, sissy dan lain-lain yang mengikuti kegiatan ini dan terlihat bagaimana mereka sangat bahagia mengikuti kegiatan tersebut. Pengalaman baru dan bahkan jaringan baru dengan mengikuti kegiatan ini menjadi sesuatu yang tidak terlupakan oleh setiap GIMBers pada hari itu.

 

Alhamdulillah, GIMBers menikmati apa yang didapatkan dari pengalaman kemaren dengan menjadi peserta Pameran selama satu hari untuk menampilkan produk-produk mereka dan juga kesempatan untuk berpartisipasi dalam program pemecahan rekor MURI untuk host terbanyak. Luar biasa….
Tulisan ada di www.gimbers.com

Oleh

BELBIZ 13 MARET 2015 MANFAATKAN PROGRAM PEMERINTAH: GELAR 1000 PRODUK WUB JABAR

belbiz
Ada yang berbeda dengan program Belbiz minggu lalu karena acara ini kedatangan tiga orang yang sangat special dalam pengembangan entrepreneurship di Jawa Barat. Tentu mereka tidak akan disia-siakan karena untuk mendatangkan tersebut, tidak lah mudah. Apalagi mendudukkan dalam satu tempat secara bersamaan. Hmmm …. Luar biasa dan akan sangat menyenangkan.
Mereka adalah Deni Rahayu, Kepala Balatkop UMKM Jabar, Ita Garmeita, Pemimpin Divisi Mikro Bank BJB , Kunto Aji, Pemimpin Cabang Bank BJB Purwakarta dan tentu nya Sahabat Meriza dari GIMB Foundation yang selalu menemani dan membahas berbagai hal yang berhubungan dengan entrepreneurship dengan dukungan pengetahuan tentang bisnis dan manajemen dalam pengembangan bisnis.
Bahasan difokuskan kepada bagiamana memanfaatkan program pemerintah, khususnya pemerintah Jawa barat dengan program gelar 1000 produk Wirausaha Baru Jawa Barat yang diselenggarakan pada tanggal 14 Maret 2015. Bahasan ini perlu dilakukan agar memberikan kejelasan bagi setiap stakeholder di Jabar untuk berpartisipasi dalam pencetakan 100.000 Wirausaha Baru Jawa Barat.
Sahabat Meriza memberikan ulasan di awal tentang bagaimana sejatinya entrepreneur melihat setiap peluang yang ada di sekitarnya dan memanfaatkannya dalam aktivitas bisnis. External social capital adalah asset yang sangat penting dimanfaatkan ditengah mahalnya biaya untuk mendapatkan modal tersebut. Tidak bisa dibantah bahwa modal itu sangat murah.
Pak Deni Rahayu memaparkan bagaimana pemerintah Jawa Barat berkomitmen untuk meningkatkan kualitas dan kuantitias entrepreneur sehingga dapat mencapai target pencetakan 100.000 Wirausaha Baru Jawa barat. Target yang tidak sedikit akan tetapi, dengan konsep Jabar Masagi, akan mampu memberikan value kepada target entrepreneur suskes.
Perbankan yang dalam hal ini Bank BJB, sangat mendukung program ini. “kami adalah bank milik pemerintah dan akan mendukung setiap program pemerintah” kata Ita Garmeita, pemimpin divisi Mikro Bank BJB. Program-program serupa akan dikembangkan oleh Bank BJB untuk mendukung terciptanya entrepreneur sukses dengan bantuan perbankan  khususnya untuk kredit.  Kunto Aji juga menambahkan bagaimana entrepreneur perlu didukung oleh perbankan.
Bagi entrepreneur, memanfaatkan program pemerintah dan salah satunya gelar 1000 produk WUB sudah harus menjadi kesempatan emas agar berhasil dalam bisnis. Tidak ada pengecualian bagi entrepreneur untuk sukses saat ini tanpa memanfaatkan berbagai peluang dari pemerintah.
Tulisan ada di www.belbizonradio.com

Oleh

Social Widgets powered by AB-WebLog.com.