6 Siklus Dalam Bisnis

Pak Agustina Memberikan Materi 10 Langkah Membangun Bisnis Kuliner

Para ilmuan dibidang ekonomi sudah menemukan berbagai teori yang mempermudah para pelaku ekonomi untuk menjalankan bisnisnya lebih efektif, efisien dan terukur.

Salah satu yang bisa kita nikmati adalah penelitian mengenai siklus bisnis. Di pertemuan coaching  jumat tanggal 12 April 2013 Kang Agustina memaparkan siklus bisnis yang selalu terjadi pada para pengusaha di dunia.

Berikut 6  hal yang menjadi  siklus dalam berbisnis :

1. Pemunculan Ide

Ditandai dengan rencana-rencana dan pembentukan team  kerja kecil.

2. Mulai

Apa yang sudah direncanakan mulai di aplikasikan. Ditandai dengan terlaksananya kegiatan bisnis.

3. Bergulir

Mulai menghadapi fluktuasi penghasilan. Tahapan ini ditandai dengan naik turun omzet, lebih banyak kerugian dan akan meningkat seiring dengan strategi bisnis yg dia pakai. Di fase ini, pengusaha harus fokus pada penjualan. Tanpa penjualan yg meningkat, para pengusaha akan habis sebelum berkembang.

4. Untung

Hanya pengusaha yang berhasil melalui tahapan ” bergulir” yang bisa melalui tahapan ini. Namun hati-hati tahapan ini bisa berdampak positif dan sangat mungkin negatif. Negatif apabila pengusaha tidak bisa mengontrol gaya hidupnya. Ini berkaitn dengan mental kaya. Life style foya-foya padahal baru untung  sedikit, ini bahaya. Misalkan : kredit mobil, gadget mahal, dan berbagai  kegiatan yang belum perlu.

Keinginan untuk merubah gaya hidup ini membuat pengusaha banyak yang tidak berkembang menuju     tahap selanjutnya. Hal  ini sangat perlu untuk diperhatikan, ada kemungkinan positive, atau negative.

Di tahap ini pengusaha harus sudah mulai fokus diperbaikan SDM dan Equipment. Bagaimana caranya para karyawan terus di upgrade, sehingga kemapuannya terus bertambah, dan semakin ahli dibidangnya. Begitu juga dengan equipment, pengusaha mulai menyiapkan equipment yang bisa bertahan jangka panjang.

5. Tumbuh

Tahapan ini pengusaha sudah mulai aman. Perkembangan perusahaan lebih stabil, dan sudah cukup materi dibidang bisnisnya.

6. Investasi.

Fase ini ditandai dengan bisnis yang sangat stabil di sistemnya, dan pengusaha mulai melirik untuk      menginvestasikan uangnya di bisnis lain. Disini pengusaha sudah bisa memulai membangun meta bisnisnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Widgets powered by AB-WebLog.com.