Attitude Dalam Berbisnis

web attitudeInilah pelajaran yang sangat berharga ketika membahas konsep entrepreneur kemaren dengan para calon entrepreneur muda. Konsep yang sebenarnya sederhana, akan tetapi, berpengaruh paling besar dibandingkan dengan knowledeg dan skill dari entrepreneur itu sendiri dalam menjalankan bisnis mereka. Kalau boleh dibilang, inilah yang paling berpengaruh dan menentukan tingkat keberhasilan entrepreneur.

            Pengalaman kemaren menggambarkan bagaimana banyak entrepreneur yang memiliki sikap yang negatif berupa menang sendiri, tidak mau mendengarkan orang lain, fokus pada kepentingan diri dan lain-lain. Mereka terkesan lebih kepada bagaimana membuat apa yang mereka tuju sebagai hal yang paling utama dan kurang peduli dengan lingkungan sekitar. Padahal, bisnis mereka sangat dipengaruhi oleh lingkungan bisnis itu sendiri.

            Hal ini terasa sekali kemaren dan membuat saya bertanya-tanya, kenapa mereka sampai seperti itu? Kan dampaknya akan luar biasa bagi bisnis mereka untuk jangka pendek dan jangka panjang nantinya. Hal kecil yang akan membuat bisnis mereka tidak akan bisa tumbuh dan berkembang seperti halnya bisnis lainnya.

            Kondisi ini mengingatkan saya pada satu kasus dimana yang menghancurkan perusahaan itu bukannya pengetahuan ataupun keterampilan dari entrepreneur karena hal ini bisa dipelajari dan bisa ditiru oleh para entrepreneur lainnya dalam berbisnis. Akan tetapi sikap entrepreneur itu sendiri dalam menjalankan bisnis yang membuat bisnis tersebut bangkrut. Ini terjadi pada teman saya yang punya bisnis, padahal beliau membutuhkan waktu yang tidak sebentar untuk membangun bisnis.

            Apakah saja attitude yang membuat dia gagal? Mereka tidak bersikap positif menanggapi apa yang datang pada bisnis, khususnya yang berhubungan dengan perubahan lingkungan bisnis yang harus ditanggapi secara cepat dan tepat. Sikap apatis yang ditampilkan oleh teman saya membuat dia terlambat mengantisipasi setiap perubahan lingkungan yang terjadi dan akibatnya adalah menjadi ancaman. Seharusnya, perubahan lingkungan itu harus bisa diantisipasi dengan meningkatkan peluang dan meminimalisir ancaman yang melekat pada perubahan liingkungan.

            Oleh karena itu, setiap entrepreneur harus bisa meningkatkan attitude mereka dalam berbisnis. Sikap-sikap yang benar dalam berbisnis harus mulai dipahami dan bagaimana dampaknya bagi usaha entrepreneur. Seringkali entrepreneur tidak menjalankan attitude tersebut dikarenakan oleh kurang nya pengetahuan tentang attitude yang relevan dengan entrepreneur. Wajar terjadi karena banyak entrepreneur yang memulai usaha berdasarkan minat dan kurang didukung oleh pengetahuan tentang atittude itu sendiri.

            Banyak membaca buku-buku dan artikel yang relevan dengan attitude yang benar dari seorang entrepreneur akan memberikan pelajaran dan pengalaman kepada mereka. Saat ini, banyak artikel yang relevan dan sangat inspiratif bagi entrepreneur. Kenapa tidak meluangkan waktu sedikit untuk membaca berbagai artikel dan tulisan tentang attitude?

            Bentuk lainnya adalah mempelajari sejarah entrepreneur yang sukes dalam bidang mereka. Entrepreneur yang memiliki bisnis yang sukses memiliki proses yang tidak singkat. Perjalanan panjang yang harus dilewati pengusaha sukses akan memberikan value yang luar biasa untuk diambil pelajarannya. Belajar dari yang sudah melewati proses panjang akan memberikan kemudahan dalam memahaminya.

            Oleh karena itu, seorang entrepreneur harus fokus pada pengembangan sikap atau attitude mereka agar bisa mendapatkan kesuksesan dalam bisnis itu sendiri. Ingat, tujuan bisnis itu adalah profit, people, planet, sustainability serta bisnis yang terus tumbuh dan berkembang.  Salam juara…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Widgets powered by AB-WebLog.com.