Ilham Herawan

pengusaha muda binaan GIMB Ilham Herawaan

Bismilllah. . .

Kesempatan peratama saya untuk berwirausaha adalah ketika saya iseng untuk mengikuti program mahasiswa wirausaha di POLBAN. Berbekal pengalaman yang minim dibidang usaha, alhamdulillah tim saya dan saya sebagai ketua timnya dapat memenangkan dana dari PMW “program mahasiswa wirausaha” sebesar Rp 17.500.000,-.

Dana tersebut saya perguanakan untuk membangun usaha Produksi Yoghurt dan Fro-yo dengan brand “Hakkozima Yoghurt”.  Dari usaha ini saya mendapatkan banyak pengalaman yang sangat berharga. Yang tadinya saya malu untuk jualan sampai akhirnya mampu menjual yoghurt ke teman, warung, kantin dan beberapa kafe di bandung. Akhirnya tidak tahu kenapa rasanya saya jatuh hati untuk menjadi pengusaha. Wallohualam

Pertengahan september 2012 saya lulus menyelesaikan kuliah di Polban. Pada saat itu merupakan waktu dimana saya harus mengambil keputusan yang sangat berat,  apakah saya harus melanjutkan usaha yang sudah jalan atau melamar pekerjaan seperti rekan tim saya ke perusahaan yang saya inginkan. Lalu kemudian  akhirnya saya memutuskan untuk melanjutkan usaha. Berharap  dikemudian hari saya dapat membangun perusahaan yang dapat mempekerjakan orang lain. Amiin

Pada pakhir November 2012 usaha yoghurt saya harus gulung tikar karena ada masalah internal yang tidak bisa disebutkan.  Dari itu saya menyadari usaha itu tidak semudah yang dibayang kan, untuk menjadi pengusaha butuh proses untuk terus belajar.

Selanjutnya  saya berusaha bangkit lagi dan insyaAllah sekarang akan membuat usaha baru yang terinspirasi dari niat saya untuk memajukan daerah sendiri. Didaerah tempat saya tinggal di Taraju-Tasikmalaya merupakan kawasan yang banyak menghasilhan teh dan baru-baru ini sedang banyak yang meminati teh ala thailand. Dari sini saya terinspirasi membuat produk dengan menggabungkan antara naturalnya teh Indonesia dengan penyajian ala Thailand dengan brand “Tarvill Tea” yang berarti Taraju village tea. InsyaAlloh

“Saya Sangat bersyukur bisa bergabung di GIMB. Dari GIMB saya banyak belajar, bahwa untuk menjadi pengusaha itu harus degan ilmu.  Disini saya bisa bertemu degan coach hebat dan teman- teman yang luar biasa yang bisa  terus menginspirasi dan memotivasi. Alhamdulillah. .”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>