GIMB Foundation Gallery

now browsing by category

 

ILB TALKSHOW

Coaching 1

ILB Talkshow, yang digelar di Bober Cafe Jl Sumatera No. 5Bandung. Selain menghadirkan Deddy Armiyadi, Owner LaundrySi  Kinclong,  juga  menghadirkan  ibu  muda,  Lucy  Mayasanti,Owner Serba Susu Lembang, sebagai pembicara. Talkshow   yang  rutin  diselenggarakan  oleh  GIMBEntrepreneur School ini dipandu oleh Agus Santoso, salah satufounder  GIMB.  Lucy  mengawali  usahanya  dengan  mengelolapeternakan sapi miliknya. Tak memiliki  bekal  ilmu dan passiondalam bidang peternakan, akhirnya Lucy berusaha keras untukpengembangkannya dalam industri pengolahan berbahan susu.Berangkat  dari  kegemarannya  mengolah  makanan,akhirnya  Master  dalam  Ilmu  Psikologi  ini,  mendirikan  industrirumahan pengolahan susu yang diberi nama Serba Susu. Lucytergerak  untuk  memberikan  nilai  tambah  pada  produk  huluberupa susu sapi menjadi berbagai varian produk olahan kreatifdan berkualitas.Hasilnya, setiap jelang weekend, Serba Susu selalu menjadialternatif  tempat  belanja  para  wisatawan  yang  berkunjung  keLembang. Selain itu, Lucy juga mampu mengoptimalkan produksisusu  dari  beberapa  kelompok  ternak  di  Lembang.  Lucy  punmendapat banyak penghargaan dari pemerintah.Sampai  jumpa di  ILB Talkshow berikutnya.  Salam suksesunggul!

NUR AMBRANI PRATENTA, CAMPUS PARTNER SEKOLAH TINGGI PARIWISATA BANDUNG

Campus Partner - Nur Ambrani Pratenta

Nur  Ambrani  Pratenta,  salah  satu  mahasiswi  Prodi  MBW(Manajemen  Bisnis  Pariwisata),  Sekolah  Tinggi  PariwisataBandung,  mempresentasikan  impian  hidupnya  dalam  bentukMind Mapping.Mind Mapping adalah salah satu metode penulisan kreatifberbasis kombinasi otak kiri dan otak kanan. Dalam sesi BusinessCoaching yang dipandu oleh Agus Santoso, salah satu founderGIMB  Entrepreneur  School,  seluruh  mahasiswa  membuat  petapikirannya masing-masing dalam secarik kertas.Dengan menggunakan  pola  Mind Mapping,  maka  pikirantertantang  untuk  berpikir  divergen  (menyebar),  lebih  terbuka,lebih detail, lebih mudah diingat, lebih mudah dipanggil kembali.Itulah  beberapa kelebihan dari  Mind Mapping yang ditemukanoleh Tony Buzan, seorang ahli otak asal Inggris.Who next? Nantikan seri Campus Partner GIMB berikutnya.Salam sukses unggul!

HEART BRAIN

agusprofil-150x150

Dalam sebuah sesi training bertema “Brain Management” di GIMB Entrepreneur School (GES), ada seorang alumnus GES yang bertanya, “Kenapa banyak orang berpendidikan tinggi, tapi menjadi koruptor besar dan masuk penjara?” Begitu kira-kira pertanyaannya.

Sebagai pembicara training, saya tertantang untuk mencoba mengurai permasalahan klise ini secara sederhana dalam konsep Brain Management. Jika dicermati, dalam kehidupan sehari-hari, banyak ditemukan permasalahan serupa. Terkadang, sulit dicerna dengan logika. Tapi, itulah kenyataannya.

Kasus seperti itu saya sebut sebagai “brain error” atau “miss management otak”. Sebuah kesalahan pengelolaan otak, berupa ketidaksinkronan antara otak kepala dan otak jantung (biasa disebut qalbu atau hati).

Apa yang disebut otak jantung? Seorang ahli neurocardiology asal Canada, Dr. John Andrew Armour menemukan bahwa dalam jantung ternyata ada bagian yang dia sebut “little brain” atau “heart brain” yang memiliki struktur yang sama dengan otak di kepala, yakni memiliki 400.000 neuron, bisa memahami, merasakan, menyimpan memori, dan gelombang elektromagnetik tinggi, lebih tinggi daripada otak kepala.

 Berdasarkan penelitian inilah saya temukan bahwa ternyata yang disebut qalbu oleh Rasulullah Muhammad SAW, tak lain adalah “jantung” sebagai organ fisik dan non fisik. Inilah yang disebut sebagai mudghah (segumpal daging), yang jika dia baik, maka baiklah keseluruhannya, dan sebaliknya, jika buruk, maka buruklah keseluruhannya.

Dalam konsep Brain Management yang saya kembangkan, saya mengintegrasikan seluruh potensi kekuatan yang ada di otak kepala (neocortex, limbic, dan reptilian) dengan yang ada di “otak jantung”. Kekuatan-kekuatan inilah yang merupakan kombinasi keseimbangan antara IQ, EQ, dan SQ.

Neocortex memiliki fungsi utama sebagai alat berpikir, analisis, pengetahuan, ilmu, nalar, dll. Bagian limbic berfungsi sebagai pusat emosi dan bagian Reptilian berfungsi sebagai pusat kendali refleks, insting, nafsu, dll.

Sementara, otak jantung yang biasa disebut qalbu atau dalam bahasa Indonesia disebut “hati” (unsur non fisik, bukan organ hati yang dalam bahasa Inggris disebut “liver”) adalah pusat kendali nilai, baik dan buruk, cinta dan benci, dll. Qalbu inilah yang seharusnya menjadi leader, bukan otak kepala.

Jadi, tak heran jika orang berpendidikan tinggi jadi koruptor. Meski Neocortex-nya tahu bahwa korupsi sebenarnya terlarang dan dosa. Jika, Qalbu-nya kotor dan tertutup dari cahaya kebenaran, maka Qalbu-nya hanya sebagai penonton, tak kuasa mengendalikan Reptilian-nya melakukan kejahatan. Qalbu-nya hanya sebagai komentator, setelah perbuatan itu dilakukan.

 

Salam sukses unggul!

Agus Santoso, Founder GIMB | Mahasiswa Magister Manajemen STIE Pasundan Bandung | @agusbipoz | www.gimbers.com


Agus Santoso

GIMB FOUNDATION | GIMB Entrepreneur School
Komplek Grand Surapati Core Blok F10 Lt. 2 Bandung
022-61333669 | 085795553475 | www.agusbipoz.com 

www.gimbfoundation.org | www.gimbentrepreneurschool.com | www.gimbilovebusiness.com | Follow @agusbipoz | Follow @GIMBFoundation

SUKSES BERSAMA WUB JABAR

unduhan (1)

Program Wirausaha Baru Jawa Barat yang diulas kembali dalam Nubiz Bandung TV yang diselenggarakan oleh GIMB Foundation bersama Bandung TV dan Koran BIsnis Bandung. Tadi malam, Anton Gustoni, Kepala Dinas UMKM Jawa Barat berkenan hadir.

“Program WUB sudah memasuki satu tahun pertama dan Alhamdulillah, sudah bisa mencetak 19.600 an wirausaha  baru” katanya. Memang target yang sudah ditetapkan oleh pemerintah Jawa Barat adalah sebanyak 20.000 wirausaha baru Jabar dengan konsep Jabar Masagi

“Jabar Masagi adalah strategi yang digunakan oleh pemerintah untuk mencapai target 100.000 WUB tersebut” kata Anton. Semuanya bersinergi untuk mencetak wirausaha baru dan pada tahun pertama ini, sudah memperlihatkan hasil yang memuaskan. “Hal ini dapat dilihat pada kegiatan gelar 1000 produk wub Jabar pada tanggal 14 Maret 2015 lalu” katanya.

“Dinas KUMKM juga sudah menjalankan program perekrutan dan sampai saat ini sudah menetapkan target 1500 WUB” kata Aty, kabalatkop dan UMKM Jabar. “ada lebih dari 5000 yang mendaftar dan yang diterima adalah 1500 setelah melewati fase seleksi yang diikuti oleh mereka melalui online” katanya.

Dinas KUMKM jabar memang menjadi koordinator untuk pencetakan 100.000 WUB Jabar dan program tahun ini ditargetkan oleh pemerintah untuk mencapai 1500 WUB baru. Pelatihan bahkan sudah diberikan kepada 100 peserta selama lima hari dalam bentuk pelatihan di kelas sampai dengan benchmarking ke tempat pengusaha sukses selama dua hari.

Tiga orang pengusaha muda yang sudah mengikuti program WUB juga memberikan pendapat bagaimana manfaat yang mereka dapatkan dari program WUB. “Program WUB sudah memberikan value dan pengalaman kepada saya selaku pengusaha sampai bisa memasarkan produk ke luar negeri” kata Milah, owner Rumah Kue Millah. Banyak hal yang dia rasakan dan bisa dimanfaatkan dari program WUB ini.

Lain lagi dengan Teti, owner Ataya Collection yang menyatakan bagaimana dia sampai keluar negeri setelah mendapatkan knowledge, skill dan attitude dari program WUB ini. “saya bisa sampai keluar negeri setelah mendapatkan pelajaran dan pengalaman dari WUB. Saya sangat bersyukur” katanya.

Beda lagi dengan yati, owner YN salon dan merasakan bahwa perubahan yang luar biasa dalam bisnis nya ketika mengikuti program WUB tersebut. Padahal bisnisnya itu ada di Garut dan sudah merasakan manfaat dari program ini.

AHMAD SYARIF HIDAYATULLAH

SYARIF H

“saya selalu ingin memiliki sebuah perusahaan indah bertaraf teknologi…”

 

Ahmad Syarif Hidayatullah atau akrab dipanggil Syarif merupakan seorang pengusaha muda yang berasal dari Kota Bandung dengan nama perusahaan CyberLabs.

Pria kelahiran Bogor ini mulai merintis bisnisnya pada bulan Februari tahun 2014 ini, meskipun umur bisnisnya masih terbilang sangat muda, tetapi perkembangan yang di hasilkan terbilang cukup significant.

Awal mula dia terjun ke bisnis IT disebabkan karena latar belakangnya yang merupakan salah satu lulusan SMK Wikrama IT di kota Bogor, setelah lulus dia mulai merantau ke kota Bandung untuk bekerja di sebuah perusahaan Online Marketing dengan nama PT. Asian Brain, dia bekerja selama 6 tahun dan setelah itu dia memutuskan untuk membuka perusahannya sendiri dengan nama CyberLabs yang berfokus pada pengembangan Software dan Digital Marketing Agency.

Syarif bercerita bahwa dia memulai usahanya dengan modal yang sangat kecil yaitu sebesar Rp. 5000 yang dia gunakan untuk membeli bensin motor untuk menghadiri sebuah acara komunitas, dari sanalah dia mulai mendapatkan 1 client yang ingin membuat sebuah website e-commerce dengan harga sebesar Rp. 2.500.000. Dari profit pembuatan website itulah dia mulai mengalokasikan dananya untuk lebih mengembangkan bisnisnya, dia mengalokasikan dananya tersebut untuk mengikuti pelatihan bisnis di GIMB School, dan dari sanalah dia mendapatkan banyak sekali ilmu management dan network yang dapat memperkuat bisnisnya.

Akhirnya pada bulan Juli 2014 ini, Syarif sudah bisa menyewa sebuah kantor yang berlokasi di jln Jakarta kota Bandung dengan total jumlah team saat ini yang bekerja sebanyak 7 orang yang terdiri dari Online Marketer, Grafik Desainer dan Programmer.

Saat ini CyberLabs yang berlamatkan website di www.CyberLabs.asia sedang menggarap beberapa project dari client yang bersifat custome by order mulai dari software management perusahaan-perusahaan multinasional seperti bank, pembuatan website toko online untuk UKM, pembuatan website profile company, hingga membantu beberapa brand di Bandung dalam pengoptimalan promosi Online. Disamping itu dia mengatakan bahwa di tahun ini CyberLabs akan meluncurkan beberapa program dan produk teknologi yang dapat mendukung para UKM baik itu dalam proses pemasaran Online atau software yang dapat membantu mengefisiensikan bisnis dari para UKM tersebut.

Syarif mengatakan dia masih memiliki ambisi bahwa di sisa tahun 2014 ini dia harus memperluas pasar bisnisnya hingga ke skala nasional, dia memiliki cita-cita bahwa perusahaan CyberLabs ini harus menjadi perusahaan IT yang bisa bersaing di skala Internasional yang dapat membanggakan Indonesia.

Ketika ditanya apa yang membuat Syarif tetap konsisten dan semangat menjalankan Bisnis IT ini, dia mengatakan bahwa “saya selalu ingin memiliki sebuah perusahaan indah bertaraf teknologi yang dapat menghidupi orang banyak, perusahaan tersebut bukanlah perusahaan mewah dengan lantai pencakar langit yang sangat tinggi, tetapi perusahaan indah yang memiliki air terjun dan sungai buatan di dalamnya, perusahaan yang memiliki komplek-komplek rumah dengan bentuk yang unik, dan perusahan yang memiliki banyak pohon di dalamnya, intinya perusahaan yang dapat membuat semua team yang bekerja di dalamnya merasa sangat nyaman,  dan tempat tersebut akan dia namakan ”CyberUtopia” “, dia mengatakan bahwa hampir tiap malam dia memimpikan tempat tersebut dan itulah yang membuat dia selalu semangat untuk bangun pagi dan terus semangat untuk membesarkan CyberLabs.

Ketika ditanya kembali apa yang membuat Syarif begitu percaya diri untuk bisa terjun ke bisnis IT dengan modal yang sangat minim ? , dia mengatakan bahwa “saya tidak pernah membiarkan diri saya melakukan yang namanya “self talk” atau “Limiting Believe” atau membatasi ruang pikir dan kreasi, saya selalu mencoba untuk terus berjalan di “Euforia Optimistic“, saya tidak pernah mau memikirkan begitu banyaknya pesaing diluar sana, saya hanya ingin membuat sebanyak produk IT yang bermanfaat untuk masyarakat di masa depan dan itulah yang selalu saya terapkan di dalam perusahaan dan selalu saya ajarkan kepada team CyberLabs lainnya”.

GIMBERS IKUT KEGIATAN GELAR 1000 PRODUK WUB JABAR

NEW GIMB ENTREPRENEUR SCHOOL Logo Polos
Salah satu kesempatan yang luar biasa dan didapatkan oleh anak muda yang berbisnis dan tergabung dengan GIMB Foundation adalah mendapatkan kesempatan untuk mengikuti kegiatan pameran yang diselenggarakan oleh GIMB Foundation sendiri ataupun bekerjasama dengan perusahaan atau pun lembaga lainnya. Salah satunya adalah DInas KUMKM Jabar.
Program yang diselenggarakan oleh Pemerintah ini merupakan kesempatan yang luar biasa karena akan memberikan manfaat yang luar biasa kepada GIMBers untuk mempromosikan berbagai produk-produk yang pastinya sangat dibutuhkan oleh banyak orang, konsumen yang menunggu hasil karya dari seluruh pihak yang sudah membantu pengembangan entrepreneur dalam GIMB Foundation.

 

Ada 75 orang anak binaan GIMB yang ikut serta dalam pengembangan dan promosi produk dan bisnis mereka. Seluruh binaan berkesempatan menampilkan produk yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat dan bahkan dipromosikan melalui berbagai media yang  berpartisipasi dalam kegiatan ini untuk meliput berbagai aktivitas bisnis.
Bisnis-bisnis yang ditampilkan dalam program Gelar 1000 produk Wirausaha Baru Jawa barat. Ada kuliner, ada fashion, ada keripik dan lain-lain. Bahkan ada produk-produk yang berhubungan dengan kreasti berupa jasa-jasa yang dimiliki seperti jasa pembuatan web yang pastinya diperlukan oleh entrepreneur untuk membangun bisnis mereka menjadi lebih besar.
Selain itu, GIMBers juga dilibatkan dalam program pemecahan rekor MURI untuk kategori Host terbanyak yaitu 70 orang yang memecahkan rekor sebanyak 12 orang host yang sudah dicatatkan oleh perusahaan sebelumnya. Momentum ini juga dimanfaatkan untuk mengembangkan potensi yang ada di dalam setiap diri GIMBers.
Ada Rini, Evi, Anya, Yuliani, sissy dan lain-lain yang mengikuti kegiatan ini dan terlihat bagaimana mereka sangat bahagia mengikuti kegiatan tersebut. Pengalaman baru dan bahkan jaringan baru dengan mengikuti kegiatan ini menjadi sesuatu yang tidak terlupakan oleh setiap GIMBers pada hari itu.

 

Alhamdulillah, GIMBers menikmati apa yang didapatkan dari pengalaman kemaren dengan menjadi peserta Pameran selama satu hari untuk menampilkan produk-produk mereka dan juga kesempatan untuk berpartisipasi dalam program pemecahan rekor MURI untuk host terbanyak. Luar biasa….
Tulisan ada di www.gimbers.com

Oleh

Visitasi Juri AIJB 2014

web visitasi aijb DSC01278Salah satu kegiatan yang dilakukan pada hari Senin, 21 April 2014 yang lalu adalah bertemu dengan para juri Anugerah Inovasi Jawa Barat (AIJB) tahun 2014 yang merupakan program lanjutan dari AIJB tahun 2013 dimana GIMB Foundation menjadi juara 1 untuk kategori pendidikan secara berkelompok.

Tahun ini, GIMB juga mengikuti program lanjutan dimana ada lomba untuk lanjutan bagi para entrepeneur dalam konsep pengembangan apa yang sudah “dijaminkan” kepada AIJB untuk tetap menghasilkan entrepreneur muda yang berbasis pengetahuan atau a successful knowledge based young entrepreneur dalam konsep GIMB itu sendiri.
Juri yang datang terdiri dari tiga orang yaitu Ibu Regi dan dua tim dari pemerintahan yang memang bertanggungjawab pada program tersbut. Kang Meriza, kang Avip dan Kang Agus menjelaskan konsep yang ditawarkan kepada para juri AJIB bahwa entrepreneur membutuhkan internet untuk memasarkan produk-produk mereka.
Kang Meriza menjelaskan kenapa hal ini terjadi? karena entrepreneur saat ini menghadapi kendala dan ancaman nantinya pada pemberlakukan pasar bebas ASEAN tahun 2015 dimana mereka akan menghadapi pesaing. diharapkan nantinya dengan web ini mereka akan bisa memasarkan produk tersbeut dengan memanfaatkan web. inilah tantangan bagi setiap entrepreneur nantinya.
Alhamdulillah, para juri dapat memahami apa yang diusulkan oleh GIMB dan juga konsep yang mendasari program yang ditawarkan. sukses terus untuk GIMB dan terima kasih atas kungjungan dari juri Anugerah Inovasi Jawa Barat.

Menerima Kunjungan Redaksi Majalah

web kunjunan DSC01052Pada hari Sabtu yang lalu, GIMB Entrepreneur School menerima kunjungan dari redaksi salah satu media cetak nasional yaitu Markbiz yang memang sudah berencana untuk datang ke kantor di Surapati Core blok F nomor 10 lantai 2 Bandung.

Tamu yang hadir adalah tim redaksi dan membahas bagaimana kondisi bisnis dan entrepreneurship di Kota bandung dan peranan yang dimainkan oleh GIMB Entrepreneurs School selama ini. Disksusi langsung di pimpin oleh Kang Avip selaku ketua badan Pengurus GIMB Foundation.

Disela-sela diskusi, juga tim dari Markbiz melakukan pengambilan foto tentang aktivitas yang dijalankan oleh GIMB Entrepreneur School dan mendapatkan penjelasan bagaimana komunitas yang sudah dilegalkan dalam bentuk yayasan ini berjalan.

Banyak hal yang didiskusikan secara bersama dan mendapatkan kesempatan untuk meningkatkan kerjasama antara kedua pihak dan nantinya bisa ditindaklanjuti. Pihak Markbiz menjelaskan kesempatan untuk entrepreneur memanfaatkan media ini untuk berpromosi dan demikian juga GIMB memfasilitasi peliputan entrepreneur sukses.

Pada akhirnya, kunjungan ini ditutup dengan foto bersama oleh tim dari Majalah Markbiz dan juga pengurus GIMB Foundation yaitu kang Meriza, kangt Avip, Kang Agus dan juga Mba Vita.

Talkshow Radio Bobotoh

on air bobotoh 14 febTadi malam, kang meriza berkesempatan untuk memberikan sharing knowledge dan pengalaman tentang entrepeneurship kepada para bobotoh yang memang dijadwalkan secara rutin setiap hari Jumat, pukul 18.00 – 19.00 WIB. Alhamdulillah, kegiatan kemaren dapat berlangsung dengan baik sesuai dengan rencana.

Acara tadi malam tetap dipandu oleh kang Adi yang terus concern dengan konsep entrepeneurship karena memang beliau yang sudah menggawangi kegiatan ini sejak tahun 2012. Adapun siswa GES yang hadir adalah aziz dan cecep yang merupakan bagian dari kelas GIMB Entrepeneur School batch 12 setiap haru sabtu.
Bahasan tadi malam tentang bisnis teman-teman yang sudah dijalankan yaitu bagaimana mereka menjalankan bisnis sejak awal membangun bisnis serta bagaimana mengembangkannya. Banyak strategi yang digunakan oleh para entrepeneur dalam menjalankan bisnis, termasuk asis dan cecep yang sudah berbisnis untuk jangka waktu yang tidak sebentar.
Selain itu, mereka juga menampilkan keunggulan bisnis masing-masing karena memang diarahkan bagaimana untuk mencapai keunggulan bersaing. Bisnis para entrepeneur harus mencapai keunggulan bersaing, termasuk juga bisnis bobotoh yang pastinya selaras dengan bisnis yang harusnya dijalankan oleh setiap orang yang berbisnis.
 GIMB Entrepeneur school mengajak bobotoh untuk bergabung dengan menjadi siswa di sekolah ini karena memang diharapkan setiap entrepeneur bisa sukses dengan menggunakan ilmu.

On Air Radio Zora

On air radio zora 10 febPada hari senin, 10 Februari 2014, saya berkesempatan untuk memberikan sharing knowledge, tentang entrepeneurship di i Radio yang memang merupakan program yang kedua bagi pendengarh I radio yang lebih di kenal dengan I listener. Senang sekali bertemu dengan Kang Doni dan juga Mba Yuni yang memang menjadi penyiar yang luar biasa bagi saya.
Materi yang diberikan pada malam itu adalah bagaimana bisnis berdasarkan passion atau cinta dimana bisnis yang dilakukan oleh listener sebaikanya berdasarkan kepada passion yang dimiliki oleh para anak muda, baik yang akan memiliki bisnis ataupun yang sudah menjalankan bisnis dengan konsep yang lebih baik dan lebih kuat.
Oleh karena itu, setiap anak muda yang akan menjadi entrepeneur, lebih baik mendasarkan diri mereka kepada potensi diri yang bisa dilihat dari hobi yang selama ini dijalankan dan juga apa kata orang tentang mereka. selain itu, bisa juga melihat apa yang selama ini dilakukan dalam hidup ini, apalagi dalam kehidupan sejak kecil.
Passion juga berhubungan dengan bagaimana setiap entrepeneur memiliki hasrat yang tinggi dalam menjalanakn apa yang mereka pilih terhadap bisnis tersebut. selama menjalankan bisnis, akan banyak masalah yang dihadapi oleh entrepeneur. oleh karena itu, mereka harus bisa dengan senang hati menjalankan bisnis
Tanya jawab juga disampaikan oleh para pendengar dengan menanyakan berbagai hal yang berhubungan dengan bagaimana menciptakan atau mengembangkan passion tersebut. hal yang bisa dilakukan adalah dengan menggali hobi dan mengembangkannya.