Marketing Management

now browsing by category

 

Mengukur Persepsi Pasar

Dalam konsep pembelajaran yang dilakukan di GIMB School beberapa minggu ini, saya menemukan hal yang luar biasa. Apa itu? berhubungan dengan persepsi pasar. Persepsi yang dimiliki oleh para konsumen organisasi kita. Nah lho.

Hal ini saya dapatkan dari survey kecil-kecilan atas program yang diselenggarakan yayasan. Adanya persepsi yang diluar harapan para manajemen adalah dasar utama bagi tim marketing. Persepsi ini adalah bagaimana kita mendapatkan cara pandang pasar kepada organisasi kita.

By : Meriza Hendri

Berbicara Tentang Kemasan

Salah seorang anak binaan saya tadi siang bertanya tentang aspek pemasaran. Aspek yang sangat mempengaruhi kinerja bisnis beliau. Apa itu? aspek kemasan produk yang diperdagangkan. Hal ini menjadi pertanyaan besar buat para pebisnis.

Banyak orang yang belum menyadari bahwa kemasan tersebut sangat pentig dan strategis buat perusahaan. Kenapa demikian? kemasan tersebut sebenarnya memiliki fungsi strategis buat produk. Fungsi melindungi produk dari pengaruh luar. Fungi yang juga menjaga kualitas produk.

Bagi banyak orang, hal ini sudah dipahami. Pemahaman ini terlihat bagaimana para entrepreneur membuat kemasan bagi produk mereka. Akan tetapi, perlu juga dipertimbangkan bahwa tidak hanya itu saja fungsi dari kemasan. Fungsi lain juga ada dari kemasan tersebut. Apa itu?

Salah satunya adalah berhubungan dengan komunikasi dengan konsumen. Kemasan tersebut juga bisa berfungsi sebagai media komunikasi kepada konsumen kita. Untuk apa? Sebagai promosi dari produk dan perusahaan kita juga. Benarkah?

Dari contoh tadi siang, saya bisa menggambarkan bagaimana kemasan tersebut bisa digunakan untuk menjelaskan produk kita, nama perusahaan kita, logo perusahaan dan lain-lain. Banyak space yang belum dimanfaatkan dengan baik. Space atau ruang yang hanya dijadikan sebagai menjaga estetika. hati-hati dengan hal ini. Peran kemasan perlu ditingkatkan.

By : Meriza Hendri

Value Bagi Konsumen

Dalam bahasan pemasaran kemaren, saya menekankan pentingnya entrepreneur memberikan perhatian pada value. Value atau nilai adalah kunci bagi bisnis. Value for customer, itulah tepatnya. Value menjadi kata kunci untuk memuaskan konsumen. Karena dengan inilah yang menjadi perhatian utama bagi setiap entrepreneur dalam mencapai tujuan bisnis mereka.

Value for customer adalah bagaimana seorang entrepreneur mampu membuat puas para pelanggan. Kepuasan dengan mendasarkan kepada need, want dan demand mereka. Pemenuhan atas ketiga aspek inilah kata kunci. Setiap entrepreneur harus memahami hal ini. Benarkah?

Inilah kata kunci dalam value bagi entrepreneur. Terjemahan atas need, want dan demand mereka. Ketiga aspek tersebut penting sekali. Suka tidak suka, ketepatan memaknai need, want dan demand itu penting. Value itu penting bagi konsumen.

Sekarang, inilah yang paling penting. Value itu terdiri dari benefit dan cost. Benefit terdiri dari beberapa hal yang sangat penting. Apa saja itu? Benefit relevan dengan produk yang diterima oleh konsumen, khususnya dari aspek kualitas. Lalu, ada orang yang menawarkan produk, image serta layanan yang diberikan.

Adapun cost nya terdiri dari empat aspek. Keempatnya memiliki tingkat kepentingan yang berbeda. Apa saja itu? cost itu sangat berhubungan dengan biaya yang berhubungan dengan uang. Lalu, ada juga biaya waktu, energi dan psikis. Semuanya membentuk cost.

Adapun yang dibutuhkan oleh konsumen adalah bagiamana nilai yang paling penting bisa mereka terima. Caranya adalah dengan meningkatkan benefit dan mengurangi biaya yang diterima oleh customer. Itulah yang diharapkan oleh konsumen.

By : Meriza Hendri

Melihat Keinginan Pasar

Pada salah satu diskusi kemaren dengan teman-teman pengusaha, Saya mendapatkan pelajaran yang sangat berharga. Bagaimana caranya agar program kita bisa laku dan dibeli oleh pasar? Apa yang harus dilakukan agar program tersebut dapat diterima oleh pasar.

Pertanyaan ini sangat sederhana, akan tetapi sangat mendalam bagi Saya. Pertanyaan yang bisa membuat orang terdiam sebelum menjawabnya. Apa jawabannya?

Berbagai pemikiran muncul dibenak Saya ketika itu. Untuk menjawab pertanyaan ini, Saya teringat dengan konsep pemasaran. Apa itu?.

Dalam pemasaran, kita dituntut untuk berorientasi kepada pasar. dalam konteks ini, kita dituntut untuk selalu bisa melihat keinginan pasar yang selalu berubah. Ada dasar yang harus kita pahami sehubungan dengan keinginan pasar ini yaitu keinginan pasar yang selalu berubah.

Pantauan terhadap perubahan keinginan ini harus dilakukan. Kejelian kita melihat perubahan keinginan tersebut dan menawarkan program yang sesuai dengan keinginan mereka dengan tidak meninggalkan ciri khas produk dan program kita, akan mampu membuat keberhasilan kita dalam bisnis.

Pelajaran berharga dari pertanyaan teman Saya ini adalah bagaimana kita tetap berusaha untuk mencapai tujuan dengan melihat perubahan keinginan pasar tersebut agar tetap unggul danmenang dalam persaingan mendapatkan hati pelanggan. Semoga bisnis kita akan terus tumbuh dan berkembang.

By : Meriza Hendri

Membangun Bisnis Berdasar Peluang

Dalam diskusi dengan salah seorang pengusaha, Saya sangat terkesan dengan beliau. Meskipun masih sangat muda, akan tetapi, beliau menjalankan bisnis dengan konsep. Apa itu? kok sampai membuat Saya terkesan sekali?

Konsep yang Saya maksud dalam pembangungan bisnis mereka adalah bagaimana memulai bisnis dimulai dari peluang. Peluang akan adanya pembeli atas produk yang mereka hasilkan. Peluang dari pasar yang nantinya akan memberikan uang kepada pengusaha, berupa membeli produk tersebut.
Mengingat kembali pada konsep entrepreneurship yang selalu Saya pahami, yaitu kemampuan seseorang untuk melihat dan atau menciptakan peluang dan merubah peluang tersebut menjadi sesuatu yang bernilai ekonomis, adalah dasar buat seseorang menjadi entrepreneur sukses. Peluang adalah dasar mereka menjadi entrepreneur. Itulah yang dimaksud dengan motif menjadi seorang entepreneur.
Kembali kepada cerita teman Saya tersebut, beliau melihat peluang bisnis akan kebutuhan setiap orang Bandung akan air bersih dan jernih sebagai bagian dari pemenuhan kebutuhan mereka. Sementara, air di sekitar Kota Bandung sudah tidak memenuhi syarat bersih lagi. waduh, kok bisa?
Inilah masalahnya, terjadinya gap antara yang menjadi harapan dari setiap masyarakat dengan apa yang ada di lapangan, Hal ini menjadi peluang bagi setiap entrepreneur. Lalu, apa yang harus dilakukan?
Pertama, peluang yang ada di pasar tersebut harus benar-benar dipahami oleh setiap entrepreneur. Pemahaman ini penting bagi setiap entrepreneur sebagai dasar dalam menjalankan bisnis tersebut. Pemahaman akan peluang yang bisa setiap saat berubah.
Kedua, Melihat need, want dan demand atas pasar yang ada. Need adalah kebutuhan dari setiap pasar yang  sangat mendasar. Akan tetapi, tidak cukup lagi memahami need saja, karena manusia memiliki keingingan yang tidak ada batasnya. Keinginan dari manusia akan membuat manusia terus berkembang. Akan tetapi, sebagai pebisnis, kita juga harus memahami demand, yaitu daya beli pasar kita. Tidak semua pembeli memiliki daya beli yang sama.
Ketiga, melihat pesaing kita. Pesaing penting bagi setiap entrepreneur karena pesaing adalah bagian daripada pasar itu sendiri. Pesaing adalah pihak yang menawarkan produk yang sama, kepada pasar yang sama. Mereka juga berperan membentuk need, want dan demand dari pasar itu sendiri.
Keempat, melihat supplier atau penyedia dari produk yang akan kita tawarkan kepada pasar. Supplier adalah pihak yang memberikan bahan baku kepada perusahaan kita. Semalam sempat terjadi diskusi dengan  teman pengusaha dimana beliau  membutuhkan bahan baku.
Kelima, teman-teman entrepreneur menyediakan produk yang sesuai dengan need, want dan demand pasar. Produk ini adalah segala sesuatu yang bisa ditawarkan kepada konsumen dan bisa memenuhi harapan konsumen dan membuat mereka puas. Produk ini adalah yang akan membuat konsumen puas.
Keenam, para entrepreneur harus terus mengembangkan produk untuk ditawarkan kepada konsumen. Pengembangan produk harus terus dilakukan agar terus bisa memenuhi kebutuhan pasar tersebut. Disinilah bagaimana peluang tersebut bisa dimanfaatkan untuk pengembangan bisnis kita.
Ketujuh, selaku pendidik dan pelaku usaha, Saya menyarankan bagaimana teman-teman terus belajar, belajar dan belajar. Ada konsep knowledge based entrepreneur yang menjadi dasar mereka dalam melihat dan memanfaatkan peluang bisnis. Disinilah perlunya seorang entrepreneur harus belajar, belajar dan belajar.

Oke,,,, jelas sekali bagaimana menjadi seorang entrepreneur harus benar-benar mendasarkan diri kepada peluang yang ada. Bisnis harus terus tumbuh dan berkembang. Peluang adalah dasarnya….selamat menjalankan aktivitas di sabtu ini.

 

By : Meriza Hendri

Apa Tujuan Pemasaran Dalam Bisnis ?

Dalam kelas GIMB Entrepreneur School kemaren, Saya cukup terkesan dengan apa yang Saya dengarkan dari para siswa Saya. Pelajaran yang sangat berharga bagi seorang entrepreneur. Begitu juga dengan Saya selaku pengajarnya.

Dalam kasus pemasaran, setiap entrepreneur harus memperhatikan isu utama dalam konsep marketing. Konsep entrepreneur dan marketing sangat relevan. Relevansi ini harus menjadi perhatian utama bagi setiap entrepreneur.

Kembali ke konsep pemasaran, Saya mendapatkan pemahaman yang sangat mendalam. Konsep pemasaran harus ditekankan kepada pemahaman atas konsumen perusahaan tersebut. Konsumen adalah tujuan akhir dari bisnis karena pada merekalah adanya uang kita tersebut.

Apa tujuan yang harus dicapai oleh setiap entrepreneur ketika mereka menjalankan pemasaran adalah bagaimana calon konsumen tersebut memiliki attention terhadap produk kita. Attention adalah bagaimana perhatian dari para calon konsumen tersebut.

Tahap selanjutnya adalah bagaimana calon konsumen memilki ketertarikan atau interest terhadap produk kita. Ketertarikan ini adalah penting bagi kita sebagai entrepreneur. Selanjutnya adalah desire atau hasrat dari calon konsumen kepada produk kita dan juga terakhir adalah bagaimana calon konsumen membeli produk kita tersebut.

Apakah cukup sampai disitu? BELUM. Hal yang selanjutnya harus dicapai oleh para entrepreneur adalah bagaimana konsumen puas. Puas ini penting bagi para entrepreneur tersebut dalam memasarkan produk mereka kepada konsumen.

Tahap terakhir adalah bagaimana konsumen tersebut loyal kepada produk kita. Loyalitas itu harus dicapai oleh para entrepreneur terhadap produk tersebut. Loyalitas disini menyangkut bagaimana konsumen melakukan pembelian ulang, membeli jenis produk yang lain, merekomendasikan kepada teman, keluarga dan lain-lain. Yang terakhir adalah konsumen tersebut menolak apa yang ditawarkan oleh para pesaing.

Hal ini harus menjadi pemahaman yang mendalam dari setiap entrepreneur. Pemahaman ini menjadi penting bagi kita selaku entrepreneur.

By : Meriza Hendri

Membangun Konsep Pendidikan

Pada hari Sabtu Kemaren, tanggal 6 April 2013, membuat Saya terkesan kepada kegiatan yang dilakukan oleh kampus Saya di Program Doktor Manajemen Bisnis atau DMB. Kegiatan ini adalah dalam kerangka hari ulang tahun program ini dan sangat berarti buat Saya. Sebagai orang yang mendalami knowledge management, apalagi buat Saya sendiri, personal knowledge management, kegiatan tersebut mampu meningkatkan pengetahuan Saya dan sangat berarti.

Salah satu konsepnya adalah bagaimana membangun pendidikan yang efektif dan efisien dari profesor Saya yaitu Prof Sucherly. Beliau adalah profesor Saya yang banyak memberikan value bagi Saya, baik sebagai dosen ataupun sebagai praktisi selama ini. Alhamdulillah.. Saya mendapatkan manfaat yang sangat tinggi dari kegiatan ini.

Kenapa hal ini sangat penting? sebagai seorang dosen dan juga pemilik yayasan Gerakan Indonesia Muda Berbisnis (GIMB Foundation), Saya mendapatkan manfaat pengetahuannya untuk diaplikasikan secara optimal. Nggak rugi banget Saya ikut acara ini.

Konsep pendidikan  yang diberikan oleh profesor Saya adalah bagaimana melihat pasar atau market dari para siswa atau anak didik kita terlebih dahulu. Kalau Saya konteks kan, sebagai yayasan yang bergerak dalam peningkatan entrepreneurship di Indonesia, Saya bisa melihat pasar dimana kebutuhan yang relevan dari para entrepreneur tersebut. konsistensi Saya terhadap kebutuhan pasar adalah sesuatu yang harus Saya pahami dengan baik.

Para anak didik membutuhkan kejelasan dari setiap program yang ditawarkan kepada anak didik tersebut. Knowledge, skill dan attitude atau KSA yang berhubungan dengan entrepreneurship harus menjadi perhatian utama kita. Terima kasih kepada profesor Saya yang sudah memberikan inspirasi kepada Saya.

 

By : Meriza Hendri

Integrated Marketing Communication

Komunikasi dengan target market dan konsumen adalah menjadi tanggung jawab para entrepreneur dalam menjalankan bisnis mereka sehari-hari. Tugas ini berada pada fungsi pemasaran dalam perusahaan atau bisnis tersebut.

Komunikasi pemasaran adalah salah satu kegiatan dalam pemasaran dan secara konseptual, komunikasi pemasaran ini lebih luas daripada promosi. Kegiatan kemonunikasi pemasaran meliputi non promosi dan juga kegiatan promosi.

Pada konteks bisnis para entreprepreneur, kegiatan komunikasi pemasaran harus selektif dan bisa mencapai tingkat efisiensi dari biaya komunikasi pemasaran. Efisiensi ini menyangkut kondisi keuangan para entrepreneur juga.

Konsep yang harus dibangun adalah bagaimana entrepreneur bisa mencari model komunikasi yang low budget high impact. Artinya, mereka berpromosi dengan biaya murah, tapi dampak yang optimal mencapai konsumen.

Hal ini harus menjadi pertimbangan utama para entrepreneur. Selain itu, menggabungkan beberapa metode promosi secara terintegrasi seperti humas, press relase, web perusahaan dan web pribadi, fb, twitter dan lain-lain adalah strategi yang efektif untuk para entrepreneur.

 

 

By : Meriza Hendri

Kelola Persepsi Konsumen

Persepsi adalah aspek yang benar-benar strategis dalam konsep pemasaran yang dijalankan oleh setiap entrepreneur.

Persepsi ini menjadi stratejik dan harus dikelola dengan baik, agar dapat memberikan value yang optimal bagi perusahaan.

Persepsi inilah yang menjadi dasar dalam pengelolaan konsumen yang berkualitas.

Artinya adalah, bagaimana persepsi itu bisa benar-bisa salah dan akan selalu berubah-rubah.

Oleh karena itu, kemampuan mengelola persepsi menjadi sangat penting.

 

 

 

By : Meriza Hendri

Membangun Message dalam Promosi

Hari ini saya bertemu dengan seorang entrepreneur sukses yang memanfaatkan berbagai media sosial dalam berpromosi.
Message menjadi kata kunci dalam promosi dalam kegiatan pemasaran suatu bisnis.
Message inilah yang akan diterima oleh para receiver dalam konteks komunikasi.
Keseuaian antara message dengan target pasar adalah wajib hukumnya dalam bisnis.
Oleh karena itu, kreativitas dalam message adalah wajib hukumnya bagi entrepreneur dalam komunikasi dengan target pasarnya.