News

now browsing by category

 

Pengurus GIMB Foundation Bertemu Pimpinan Wilayah 1 Bank BJB

Posted by: gimbfoundation/on october 17, 2013

Kemaren, Hari Rabu tanggal 16 Oktober 2013 merupakan hari yang sangat istimewa bagi pengurus GIMB FOundation dan juga GIMBers pada umumnya karena berkesempatan untuk bertemu dengan pimpinan Wilayah 1 Bank BJB yaitu Ibu Ita dan juga kepala Cabang Bank BJB Purwakarta serta manajer sentra mikro Bank BJB Bapak Taufik beserta karyawan Bank BJB lainnya.

Pertemuan yang berlangsung hampir dua jam tersebut membahas tentang pengembangan kerjasama Bank BJB bersama GIMB FOundation yang diwakili oleh Meriza Hendri, Avip Firmansyah dan juga Agus Santoso. Hal ini juga tindak lanjut dari kerjasama yang sudah dijalankan sesuai dengan MOU yang sudah ditandatangani antara GIMB Foundation dengan bank BJB yang diwakili oleh BJB Purwakarta yaitu Bapak Kunto Aji.

Dalam pertemuan kemaren, didapatkan saling pemahaman tentang GIMB FOundation dan rencana kedepan dalam membangun entrepreneur sukses. sejarah GIMB FOundation, binaan, kegiatan dan lain-lain menjadi isu yang dibahas kemaren.

Adapun dari Bank BJB, Ibu Ita memaparkan program Bank BJB sampai akhir tahun dan apa yang bisa dikolaborasikan dengan GIMB Foundation dalam rangka peningkatan jumlah dan kualitas entrepreneur di Jawa Barat yang nota bene adalah future market Bank BJB Itu sendiri.

Alhamdulillah, dari pertemuan tersebut sudah didapat saling kesepahaman antara GIMB Foundation dengan GIMB Foundation serta menyusun rencana aksi kedepan dalam membangun entrepreneur sukses.

PELATIHAN LANJUTAN UNTUK SISWA SMP AL IKHLAS JAKARTA

Apa cita-citamu setelah besar nanti? Itulah pertanyaan yang diberikan kepada siswa SMP AL Ikhlas, Cipete Jakarta Selatan tadi pagi. Pertanyaan yang bersifat standar yang ditanyakan oleh banyak orang kepada anak mereka. Namun demikian, pertanyaan itu sangat penting diberikan kepada anak-anak yang masih kecil dan sudah mendapatkan materi entrepreneurship pada bulan lalu.

            Hari ini,  Rabu 5 Februari 2014, merupakan kesempatan kepada siswa dan siswi SMP Al Ikhlas, Cipete Jakarta selatan untuk mendapatkan pelajaran lanjuta tentang entrepreneurship dari GIMB Foundation. Kegiatan lanjutan dari pelatihan selama tiga hari yang diberikan pada bulan Desember 2013 dan diikuti oleh para siswa dan siswi yang diarahkan untuk menjadi entrepreneur ketika mereka sudah besar nanti. Tidak lagi terombang ambing dengan pilihan yang tidak jelas.

            Pada pertemuan tadi pagi, dihadiri oleh empat kelas dari sekolah ini. Ada kurang lebih 70 an siswa yang hadir dan semua sudah siap mendapatkan materi dari GIMB Foundation. Memang butuhk ekstra effort untuk mengajarkan ilmu ini kepada para anak smp karena memang mereka masih kanak-anak dan belum memiliki konsep yang jelas untuk menadi seorang entrepeneur yang diharpakan oleh orang tua dan juga pihak sekolah.

            Untuk membantu pengarahan siswa agar berhasil, pihak sekolah mendampingi kang Meriza dan Kang Avip yang memberikan materi. Ibu Ari yang mewakili sekolah terus membantu menggerakkan siswa dan siswi untuk belajar di ruangan perpustakaan sekola yang sudah disetting untuk dijadikan ruanagan pelatihan bagi siswa.

            Pada awalnya, dijelaskan bagaimana materi yang sudah diberikan kepada siswa. Mereka diingatkan kembali dengan kelompok serta materi yang sudah mereka terima sebelumnya. Memang  mereka tidak ingat semua, akan tetapi, masih bisa menggambarkan konsep dasar yang diajarkan dikelas kemaren. Untuk mengiingatkan mereka, dibuatkan kuis dan cerita yang bisa menggugah peserta memahami materi dulu.

            Satu hal yang paling penting diberikan adalah dengan bertanya apa cita-cita mereka setelah dewasa nanti. Percaya atau tidak, jawaban siswa urang lebih 95% ingin menjadi entrepreneur. Beberapa pilhan bisnis yang mereka sampaikan adalah menjadi pengusaha migas, ekspor impor, punya restoran, sepatu, pemain bola sampai artis dan penulis. Luar biasa pilihan mereka untuk menjadi entrepreneur.

            Kalau ditelisik, mereka memilih bisnis berdasarkan kondisi lingkungan keluarga yang mereka miliki. Keluarga merupakan lingkungan terkecil dari setiap entrepreneur yang membentuk persepsi, motif, learning, personality serta attitude mereka. Jelas terlihat mereka sangat dipengaruhi oleh keluarga mereka.

            Terlepas dari itu, inilah faktanya, bagaimana setiap siswa dan siswa SMP Al-ikhlas sudah memiliki persepsi tentang bagiamana mereka ingin menjadi entrepreneur daripada seorang karyawan nanti setelah dewasa. Senang sekali rasanya mendapatkan gambaran dari siswa dan siswi SMP Alikhlas tersebut.

            Acara selesai tepat pukul 12.00 WIB dan diakhir oleh kang Avip dengan memberikan games yang membuat siswa dan siswi menjadi tertarik untuk menjadi entrepreneur nantinya.

Kerjasama Bank BJB

Hari Jumat, 23 Januari 2014, ada satu momentum yang didapatkan oleh GIMB Foundation yaitu bertemu dengan pihak Bank BJB yang diwakili oleh Bapak Kunto dan tim beliau dari Bank BJB cabang Purwakarta. Pertemuan informal ini diselenggarakan di salah satu restoran di daerah Cisangkuy pada pukul 16.00 WIB sampai magrib.

                Pertemuan ini begitu cair dan dari GIMB Foundation diwakili oleh Kang Meriza dan Kang Avip. Pembahasan tentang rencana kerjasama antara GIMB Foundation dengan Bank BJB Purwarakarta dengan mengadakan program I Love Business goes to Purwakarta. Program I Love Business (ILB) merupakan program rutin yang diselenggarakan oleh GIMB Foundatiion.

Continue reading “Kerjasama Bank BJB” »

GIMB Raih Anugerah Motekar Unpad 2013

Anugerah Motekar Unpad 2013

Anugerah Motekar Unpad 2013

Dalam upaya mendukung inovasi dan kreativitas, Unpad menggelar kegiatan Anugerah Motekar Unpad 2013 selama bulan September hingga Desember. Penyerahan penghargaan Anugerah Motekar Unpad 2013 tersebut dilaksanakan pada Senin (23/12) di Graha Sanusi Hardjadinata Unpad Kampus Iwa Koesoemasoemantri, Bandung.

Ketua Pelaksana Anugerah Motekar Unpad, Prof. Dr. Wawan Hermawan mengatakan, kegiatan ini diikuti oleh 98 peserta dari 3 wilayah, yakni Jawa Barat, Banten, dan Jawa Tengah dengan terdiri dari 3 kategori perlombaan, yakni Kategori Inovasi Teknologi, Ekonomi Kreatif, dan Rekayasa Sosial.

Lebih lanjut Rektor Unpad, Prof. Ganjar Kurnia dalam sambutannya mengatakan, Motekar Unpad merupakan upaya untuk keluar dari belenggu berpikir. Mengambil tema “Melepas Belenggu Mengembangkan Kreativitas”

Setelah melakukan proses penjurian tahap I dan II oleh 9 juri dari Unpad, ITB, IPB, Kemristek. Kemenparekraf, Kemsos, serta para pemerhati Inovasi dan Rekayasa Sosial, terjaring 3 peserta untuk setiap kategori.

Setiap peserta mempresentasikan karya dan pemikiran inovasinya pada acara Penyerahan Anugerah Motekar Unpad selama 3 menit di hadapan juri, tamu undangan, dan penonton. Riuh tepuk tangan pun bergema saat setiap peserta selesai mempresentasikan karya-karya unggulannya.

Alhamdulillah, GIMB Foundation dengan judul inovasi ”Menciptakan dan Meningkatkan Jumlah Wirausaha muda Tangguh Berbasis Pengetahuan” terpilih menjadi Juara ke-2.

Anugerah ini menjadi penghargaan kedua bagi GIMB Foundation, setelah sebelumnya pada Agustus 2013 mendapatkan Anugerah Inovasi Jawa Barat 2013 Kategori Pendidikan dari Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan.

Penghargaan ini adalah milik seluruh member GIMB yang tersebar tidak hanya di Jawa Barat, tapi mencakup Banten, Jakarta, Jogjakarta, Kalimantan, dan daerah-daerah lain.

Penghargaan ini juga merupakan motivasi besar bagi GIMB untuk maju dan terus bergerak menciptakan dan meningkatkan jumlah wirausaha muda berbasis pengetahuan di Indonesia, sehingga tingkat kesejahteraaan masyarakat Indonesia jauh lebih meningkat.

Salam Sukses Juara!

GIMB dalam Talkshow Entrepeneurship di Pameran Buku Bandung

GIMB LandmarkHari Rabu, tanggal 2 Oktober 2013, GIMB Foundation berpartisipasi dalam kegiatan pameran buku yang diselenggarakan di Landmark Braga. Pertisipasi GIMB FOundation adalah dalam bentuk diskusi entrepeneurship yang disampaikan oleh Kang Meriza dan Kang Avip yang dipandu oleh Kang Agus selama diskusi berlangsung.

Acara yang diselenggarakan selama dua jam ini sangat menarik pengunjung pameran buku ini. Salah satu bahasan utama dalam diskusi ini adalah bagaimana berbisnis itu harus dengan knowledge agar terjadi percepatan dalam pencapaian sukses oleh entrepeneur.

Kang Meriza menjelaskan bagaimana seorang entrepeneur entrepeneur itu harus berbekal pengetahuan dan ada lima pengetahuan yang harus dimiliki yaitu pertama, tentang talent setiap entrepeneur. apa sebenarnya talent mereka. kedua adalah knowledge tentang entrepeneurship, bisnis dan lingkungan bisnis serta manajemen. ketiga adalah skill yang berhubungan dengan manajemen, keempat berhubungan dengan attitude. adapun yang terakhir adalah morale setiap entrepeneur.

Kang avip memberikan gambaran tentang bagaimana mengembangkan knowledge setiap entrepeneur dan salah satunya adalah melalui GIMB FOundation. banyak aktivitas yang bisa diikuti oleh para entrepeneur dalam komunitas ini dan value juga bisa didapatkanuntuk pengembangan pengetahuan mereka.

selama diskusi, banyak pertanyaan dari entrepeneur dan mereka mendapatkan hadiah dari GIMB Foundation. Alhamdulillah, pengunjung Book Fair mendapatkan value dari diskusi ini.

Coachig Jumat 27 September 2013

GIMB FoundationHak kekayaan intelektual (HKI) dipandang kurang pnting oleh beberapa orang. Meskipun pada kenyataannya banyak yang terugikan oleh ahli para pelaku plagiat.

“Ingat kita berbisnis bukan untuk 1 atau 2 tahun, kita bersiap untuk bertahan di atas 10 tahun, maka bukan tidak mungkin ada pihak lain yang ingin ambil keuntungan dari kelengahan kita pada HaKI” coach mengingatkan para binaan di awal forum coaching Jumat 27 September 2013

Ilmu-ilmu mengenai HaKI memang sangat dibutuhkan oleh para Pengusaha.

Para Binaan diarahkan untuk memprioritaskan isue legal dari setiap bisnis mereka. Terbukti berhasil, beberapa pengusaha binaan yang sudah lama tidak hadir karena kesibukannya, sengaja menyisihkan waktunya untuk mengikuti sesi coaching “Hak Kekayaan Intelektual”

Coah Rien merupakan lulusan hukum UNPAR, sekarang aktifitas sehari-harinya ia berbisnis kuliner, dengan brand Frozen Brownis Koedelos.

Coaching GIMB rutin diadakan setiap hari jumat di pukul 16.00-18.00. @SurapatiCore F10 lt2. Materi disampaikan dengan system coaching. Interaksi dengan binaan dipastikan terjadi, karena kasus-kasus banyak di angkat dari para binaan.

Para Binaan GIMB di Ball Room Hyatt, Peresmian Kantor Bursa Efek Indonesia Kantor Wilayah Bandung

Peresmian Bursa EfekPeresmian Kantor Bursa Efek Indonesia Perwakilan Bandung di Ball Room Hyatt, di resmikan oleh Wakil Gubernur Jawa Barat, Bapa Dedy Mizwar.

20 Pengusaha Binaan GIMB terpilih mendapat Undangan untuk menghadiri Peresmian ini. Pengalaman yang baik untuk para pengusaha binaan, merasakan atmosfer para excekutive senior.

Para Pengusaha Binaan GIMB di prediksikan untuk IPO (Initial Public Offering)  di 10 taun kedepan, itu mengapa pihak Bursa efek memberikan slot undangan untuk para binaan.

Peresmian-Bursa-Efek

Sejalan dengan Visi GIMB, untuk membentuk para Pengusaha yang berdasarkan keilmuan dalam keputusan bisnisnya, moment ini adalah moment yang tepat, agar para Binaan ini memahami bagaimana perusahaan besar mendapatkan investasi dalam jumlah besar untuk leverage bisnis mereka.

Semoga para binaan terinspirasi untuk memebesarkan perusahaannya hingga menjadi IPO (Initial Public Offering) .

Coaching Jumat 06 September ” Kreatifitas “

Coaching Jumat 06 September

“Bila kita tidak bisa ber’kreasi’ dalam menciptakan maka jangan diam disitu. Coba berkreatif di dalam bidang yang lain, karena kreatifitas itu luas.”. Begitu kurang lebih yang disampaikan oleh Kang Wandy sebagai Mentor Kreatif GIMB di Coaching Jumat 6 September 2013

10 peserta memadati kelas CoachingJumat GIMB, interaksi antar peserta dikondisikan untuk terjadi,

sistem Coaching memang  memiliki ciri khas, kita bisa lihat dari  aktifnya peserta dalam kelas. Bukan hanya “lesson” tapi juga “attitude”.

berkenaan dengan tema “kreatif”, kondisi kelaspun menjadi aktif. Masing-masing peserta berpendapat. Seperti biasa, ada kesempatan synergi antara beberapa peserta, satu peserta ada yang kebingungan mencari harga yang tepat untuk memberi upah admin marketing online, sedangkan peserta lain ada yang berprofesi di SEO. Well come in our synergi :)

Coaching Jumat diadakan rutin setiap hari jumat di pukul 16.00-18.00 .
Info lengkap
314c 229b
08121 4650 680

Mengajar Learning and Growth, Dalam BSC

Materi terakhir GIMB Entrepreneur barch keempat berhubungan dengan manajemen sumber daya manusia yang ada di setiap bisnis yang dijalankan oleh para entrepreneur. Kegiatan bisnis yang dijalankan sangat berhubungan dengan pengelolaan sumber daya manusia, tidak tergantung kepada jenis papun bisnis yang mereka jalankan.
Bagi para entrepreneur saat ini, human  capital adalah konsep dasar yang harus dipahami dengan baik karena karyawan harus dijadikan sebagai aset bagi perusahaan, bukannya sebagai pelengkap yang bisa diabaikan dalam bisnis. inilah yang harus saya rubah terlebih dahulu dibenak siswa yang notabene adalah para entrepreneur.
selanjutnya dibahas tentang apa saja kegiatan dalam manajemen sumber daya manusia yang nantinya bisa dijadikan sebagai bagian dari program dalam pengelolaan sumber daya manusia atau dalam BSC disebut dengan initiatives yang bisa dilakukan oleh para entrepreneur. Penting sekali untuk memahami hal ini karena akan bedampak pada seluruh aktivitas dasar dalam learning and growth tersebut.
siswa langsung mengisi form yang sudah mereka sediakan dalam konteks BSC yang sedang dipelajari. ALhamdulillah mereka bisa menghubungkan antara materi dengan yang dilakukan dalam bisnis mereka sehari-hari. kontekstualitas dari apa yang diajarkan sangat terasa bagi mereka sehingga apa yang diajarkan mendapatkan value yang lebih baik.
Alhamdulillah apa yang diajarkan mendapat respon yang baik dan positif bagi mereka.

Mengajar Entrepreneurship di GIMB Entrepreneur School Batch 7

Batch ke tujuh dari GIM Entrepreneur School dimulai lagi dan hari ini, Sabtu, 31 Agustus 2013, kelas yang dihadiri oleh delapan siswa tersebut dimulai. Penuh kelas ini dan semuanya tampak fresh dan bahagia mengikuti kelas pertama. Saya sendiri sebagai instruktur, merasa senang dan bahagia sekali dengan kondisi ini karena melihat ramai dan antusiasnya siswa yang hadir.
materi hari ini dimulai dengan perkenalan dari setiap siswa yang harid karena setiap orang harus saling mengenal satu sama lainnya. Perkenalan ini membuat setiap siswa mengenal diri dan bisnis yang mereka jalankan. penting untuk membangun kecairan dalam proses belajar mengajar.
Selanjutnya adalah membahas tentang kondisi bisnis mereka dan sekaligus dibahas dalam diskusi karena saya mengharapkan mereka dapat langsung terjun langsung dalam berbagai isu bisnis. Malah sesi ini mendaptkan respon yang sangat menarik dari para siswa.
Barulah saya menjelaskan bagiamana proses belajar mengajar di GIMB Foundation dan GIMB Entrepreneur School dan diharapkan mereka dapat memahami dengan baik. pemahaman ini penting buat saya karena akan terbangun saling kesepahaman antara saya dengan mereka. Ini akan menjadi modal dalam proses belajar mengajar nantinya.
Proses belajar mengajar ini juga diselingi dengan tanya jawab yang membuat setiap siswa terlibat langsung dengan saya dalam diskusinya. Untungnya mereka sangat aktif dalam bagian ini. Banyak hal yang bisa didisksikan sehingga tidak terasa, waktupun habis sampai jam 14.00 WIB. sukses ya buat semua