Inovasi dan Pasar

Dalam satu diskusi tadi malam, di kelas GIMB entrepreneur school, saya teringat dengan satu konsep. Konsep yang menjadi ciri utama seorang entrepreneur. Apa itu? Konsep inovasi.

Tentu sudah tidak asing lagi bagi para entrepreneur. Konsep yang sudah pasti melekat pada mereka. Tidak bisa dipisahkan. Masalahnya, sejauh mana kita memaknai dan memanfaatkan konsep ini dalam bisnis kita sendiri?

Saya menjadi mencari-cari konsep ini secara mendalam. Jangan sampai salah dalam pemahaman kita semua. Penting untuk dilihat dan dipahami dengan baik. Relevansinya adalah dengan apa yang kita kerjakan sehari-hari dalam bisnis tersebut.

Pertama, pahami konsep inovasi itu adalah kelanjutan dari kreativitas. Apa itu kreativitas? Kreativitas adalah kemampuan seseorang dalam mengembangkan ide-ide dalam memecahkan masalah. Termasuk dalam bisnis. Artinya, masalahnya relevan dengan bisnis.

Lalu, bagaimana dengan inovasi? Melanjutkan kreativitas, inovasi itu bagaimana ide-ide yang dikembangkan dapat diterima pasar.

Kedua, memahami bahwa, inovasi tersebut harus sesuai dengan need, want dan demand pasar. Ujung-ujungnya, pasar membeli ide kita tersebut.

Ketiga, inovasi itu tidak bisa lepas dari pasar. Pasar adalah tujuan daripada inovasi yang kita buat. Akan menjadi sia-sia kreativitas kita bila tidak diterima pasar.

Keempat, inovasi itu dihasilkan dari bagaimana mengembangkan metode tetapi untuk pasar yang lama. Artinya adalah, metode tersebut harus baru, cuma target pasarnya adalah pasar yang ada.

Kelima, inovasi itu berubah seiring dengan perubahan lingkungan bisnis, termasuk pasar itu sendiri. Ini perlu dipahami. Dalam konsep lingkungan bisnis, ini akan terjadi. Bahkan kepastian itu ada disini, yaitu perubahan.pahami perubahan, khususnya di pasar itu sendiri.

Keenam, inovasi bisa dilakukan pada produk, organisasi, proses bisnis dan bahkan bisnis itu sendiri. Tergantung dimana kita mau melakukan inovasi tersebut. Jangan sampai salah.

Ketujuh, inovasi itu ada manajemennya juga lho. Ada konsep planning, organizing, actuating dan controlling dalam inovasi tersebut. Jadi, tidak bisa asal-asalan dalam menjalankannya. Inilah tugas utama seorang entrepreneur.

Jadi, inovasi tersebut harus mengacu kepada pasar dimana produk kita diterima. Tidak bisa dilepaskan dari pasar itu sendiri.

Sukses ya dalam bisnis kita hari ini, Bismillahirrahmanirrahim…

By : Meriza Hendri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>