Mengalokasikan Sumber Daya: Uang

web uangSalah satu sumber daya yang paling penting bagi entrepeneur adalah modal berupa uang yang akan digunakan untuk bisnis para entrepeneur. Modal inilah yang seringkali dikeluhkan entrepeneur dalam berbisnis dan diharapkan bisnis akan bisa normal bila ada uang yang cukup untuk menjalankan bisnis tersebut. Ketersediaan modal akan membuat entrepreneur bisa berbisnis dengan baik.

Hal inilah yang seringkali ditemui pada banyak entrepeneur dalam menjalankan bisnis. Teman yang berbisnis sangat berharap bagaimana uang dapat ditambah agar bisnis bisa berjalan, padahal kalau melihat aset yang beliau miliki, bisa digunakan untuk berbisnis. Selalu merasa bahwa uang atau modal tersebut kurang. Bagaimana mau mengembangkan bisnis, kata beliau bila kondisi keuangan yang tidak optimal.

            Beda lagi dengan teman yang lain yang juga berbisnis. Dengan uang yang ada, beliau mengoptimasi jumlah uang yang ada karena beliau berkeyakinan bahwa uang itu tidak akan pernah bisa cukup. Beliau menyadari sumber daya yang salah satunya adalah uang tidak akan pernah cukup. Itu adalah hukum yang berlaku dan harus dipahami secara seksama oleh setiap entrepeneur.

            Ada perbedaan persepsi diantara kedua entrepeneur tadi. Masing-masing memiliki uang, akan tetapi persepsi mereka terhadap uang itu tidak sama. Dampaknya? Luar biasa bagi diri setiap entrepeneur sehingga dalam bekerjapun juga berbeda. Kenapa demikian? Inilah manajemen atau pengelolaan sumber daya berupa uang dalam setiap bisnis para entrepeneur.

Oleh karena itu, memang harus bisa mengelola sumber daya uang ini, khususnya mengalokasikan uang untuk setiap kegiatan bisnis entrepeneur. Apa saja yang harus dilakukan oleh entrepreneur dalam mengalokasikan uang? Persepsi dulu yang harus dipahami yaitu bagaimana melihat uang itu terbatas bagi setiap entrepreneur. tidak bisa mengelola uang dengan baik bila persepsi belum diluruskan. Persepsi terhadap uang harus dipertegas tentang keterbatasan uang dalam bisnis.

Yang kedua adalah entrepeneur perlu memahami hakekat bisnis yaitu bagaimana menjalankan aktivitas keuangan, pemasaran, operasi dan sumber daya manusia dalam mengelola sumber daya, yang salah satunya keuangan untuk menghasilkan produk agar bisa mencapai tujuan yaitu profit, people, planet, sustainability serta tumbuh dan berkembang dari mikro, kecil, menengah dan besar.

Yang ketiga adalah entrepeneur perlu memahami manajemen keuangan dengan tugas mendapatkan dana, mengelola dana dan membayarkan deviden bagi pemegang saham. Ini penting karena jelas pengalokasian dana termasuk langkah awal dalam manajemen keuangan sehingga bisa dikerjakan aktivitas lainnya. Ini penting karena pengalokasian dana itu berhubungan dengan pengelolaan dana.

Selanjutnya adalah membuat anggaran untuk setiap aktivitas bisnis yang dijalankan oleh para entrepreneur. Anggaran adalah kegiatan utama seorang entrepeneur dalam pengelolaan keuangan. Hal ini adalah langkah awal dan salah satu metode yang digunakan adalah dengan konsep ABC yaitu activity based costing dimana membuat anggaran biaya berdasarkan aktivitas-aktitvitas yang dijalankan oleh perusahaan.

Barulah yang terakhir bagaimana setiap entrepeneur harus bisa melakukan cost control atau pengendalian biaya atas setiap kegiatan dalam bisnis tersebut. Tentu pegagannya adalah anggaran yang sudah dibuat tadi. Penting untuk setiap entrepeneur mengetahui, memahami, menghayati dan memanfaatkan konsep dan ilmu ini dalam setiap aktivitas bisnis setiap entrepeneur. salam juara…..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>