Selesaikan Permasalahan Bisnis dengan Pengetahuan

Semakin kerasa bagaimana banyaknya masalah dalam bisnis ini. Pusing juga sih. Pusing karena banyaknya dan dampaknya kepada bisnis itu sendiri. tidak bisa dianggap remeh dalam menyelesaikan masalah tersebut. tidak bisa dianggap enteng.

Masalah tersebut berasal dari perubahan lingkungan bisnis yang begitu cepat. Lingkungan bisnis yang bersifat internal ataupun eksternal. Ini akan menjadi krusial bagi para entrepreneur. sedikit saja kita mengabaikan lignkungan bisnis, akan berdampak fatal bagi kita dan bisnis yang dijalankan juga.

Oleh karena itu, dalam konteks knowledge management, kita ditantang untuk menggunakan pengetahuan untuk menyelesaikan masalah bisnis tersebut. pengetahuan tersebut dapat mengguide kita dalam menyelesaikan masalah yang dihadapi.

Akan tetapi, tentu kita harus memiliki kerangka berfikir yang jelas sebelum menggunakan pengetahuan tersebut dalam menyelesaikan masalah ini. Kerangka berfikir akan mengarahkan kita untuk mendaptkan hasil yang optimal dalam bisnis itu sendiri.

Apa saja kerangka berifkir itu? Pertama adalah bagaimana kita bisa mendefinisikan masalah itu sendiri. masalah tidak bisa dianggap gampang. Mungkin bagi sebagian orang itu adalah masalah, akan tetapi, bisa juga tidak menjadi masalah buat mereka.

Selain itu, seringkali orang terjebak pada ketidakmampuan membedakan antara masalah dengan sympton atau gejala. Gejala tersebut belum bisa dianggap sebagai masalah yang dihadapi oleh setiap entrepreneur. sympton baru gejala dan benar-benar kita mendapatkan value agar tepat.

Kedua, kita harus mencari alternatif solusi dari masalah tersbut. Alternatif solusi tersebut ini membutuhkan pengetahuan kita dalam bisnis itu sendiri.  Alternatif yang berdasarkan pada pengetahuan akan lebih tajam. Tidak asal-asalan.

Ketiga, melakukan analisis terhadap alternatif solusi yang ada. Analsis terhadap alternatif solusi ini akan menentukan optimalisasi value dari setiap pilihan. Pengetahuan juga sangat menentukan tingkat hasil dari analisis terhadap pilihan tersebut. tidak bisa dipungkiri hal ini.

Keempat, memutuskan apa yang akan dipilih atas setiap keputusan agar masalah selesai. Ini juga membutuhkan pengetahuan dalam proses ini. Memutuskan itu tidak gampang karena akan berdampak pada masalah dan hasil akhirnya nanti.

Kelima, menjalankan setiap keputusan. Tahap implementasi ini juga membutuhkan pengetahuan dari para entrepreneur. pengetahuan dalam implementasi akan menentukan kualitas dari keputusan tadi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Widgets powered by AB-WebLog.com.