On Air Radio Bobotoh 96,4 FM, 29 April 2013

On Air Radio Bobotoh 96,4 FM, 29 April 2013

On air Radio Bobotoh 96,4 FM malam ini sangat menarik karena menarik tema yang diangkat. Dengan arahan yang diberikan oleh Yan Sumaryana, tim dari QP Indonusa, tema tersebut dipilih sesuai dengan kondisi bisnis saat ini yang dipenuhi oleh persaingan yang tinggi. Waduh, benar banget ya.

Dalam on air ini, acara tetap dipandu oleh Kang Adi dan mendatangkan Meriza Hendri yang dibantu oleh Kang Yan sebagai narasumber. Acara ini diawali dengan pembahasan persaingan di dalam bisnis. Dalam konteks bisnis, pesaing adalah setiap orang atau organisasi seperti perusahaan yang memproduksi produk yang sama dan menyasar pasar yang sama dengan perusahaan kita, Kata Kang Meriza.

Nah lho… ada perbedaan konsep mendasar dalam mindset entrepreneur. Rupanya, tidak semua perusahaan itu adalah pesaing kita,  tambahan dari Kang Yan. Pemahaman ini penting agar tidak terjebak kepada kesalahan pemahaman mendasar dalam melihat dan memperlakukan setiap pesaing tersebut.

Pembahasan sangat cair sembari menghubungkan permasalahan dalam kenyataan di bisnis para bototoh sebagai pelaku usaha. Beberapa pertanyaan muncul selama on air ini. Salah satunya adalah bagiamana memanfaatkan pesaing dalam mengembangkan bisnis kita. Kok bisnis pesaing lebih maju dari bisnis Saya? tanya seorang yang mengirimkan sms semalam.

Jawaban yang diberikan oleh Kang Meriza adalah kita tidak boleh takut dengan pesaing tersebut. Pesaing harus kita jadikan sumber dalam pengembangan bisnis kita. Caranya? salah satunya adalah dengan memanfaatkan konsep ATM yaitu amati, tiru dan modifikasi.

Pesaing tersebut harus kita amati produk dan bisnis mereka. Akan terlihat keunggulan dan kelemahan produk dan bisnis mereka. Hal ini menjadi penting buat dasar kita memenangkan persaingan dengan pesaing terebut untuk mendapatkan pelanggan.

Tiru adalah konsep kedua yang disampaikan Kang Meriza. Meniru adalah cara paling cepat untuk mengembangkan bisnis kita. Meniru dengan cara membedah produk dan bisnis pesaing dan mempercepat keberhasilan kita dalam menciptakan dan mengembangan produk tersebut.

Terakhir adalah memodifikasi. Konsep ini sangat penting sehubungan dengan adanya hak cipta oleh setiap pemilik bisnis. Modifikasi yang kita lakukan dapat menyangkut produk, proses bisnis ataupun bahkan bisnis itu sendiri. Apa yang bisa dimodifikasi?

Itulah pertanyaan selanjutnya, beberapa konsep yang terkenal dan salah satunya adalah SCUMPS yang serhing dibahas oleh banyak orang. SCUMPS ini adalah singkatan dalam konteks bisnis yaitu size atau ukuran produk, colour atau warna dari produk, usage atau kegunaan dari produk, material atau bahan baku dari produk, parts atau bagian-bagian dari produk dan shape atau bentuk dari produk.

Lalu, apa relevansinya dengan persaingan. Disinilah Kang Yan melihat dari sisi blue ocean strategy, dimana kita bukan lagi bersaing di pasar yang sudah “berdarah-darah” dan dipenuhi oleh para pesaing. Akan tetapi, kita berperang dipasar yang belum dipenuhi oleh pesaing tersebut.

On air semalam semakin menarik dengan adanya telepon dari salah seorang bobotoh yang mengajak perlunya memanfaatkan bobotoh fm dan qp indonusa ini untuk menumbuh kembangkan bisnis mereka.

On air Radio Bobotoh FM setiap senin dan jumat pukul 18.00 – 19.00 WIB ini adalah salah satu program untuk menumbuh kembangkan bisnis para bobotoh untuk menciptakan bobotohnomic yang kuat kedepanya. Program ini merupakan hasil kerjasama antara Bobotoh 96,4 FM dengan QP Indonusa. Dalam program ini, didatangkan para pelaku usaha dan dibahas permasalahannya seuai tema dan dihubungkan dengan konsep.

By : Meriza Hendri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>