Perhatikan Proses Bisnis Kita

Sudah empat hari bahan bakar minyak atau bbm naik. Kenaikan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah. Rasanya, dampak dari kenaikan itu mulai berpengaruh. Berpengaruh bagi berbagai kegiatan masyarakat. Sembako, biaya transportasi umum dan lain-lain.

Bagaimana dengan kita? Sebagai entrepreneur? Apakah mulai kerasa dampak dari kenaikan bbm ini? Rasanya sih iya. Coba dianalisis satu persatu biaya yang relevan dengan kegiatan bisnis kita tersebut.

Tentu kita tidak mau bisnis kita menjadi “berhenti” ataupun tidak bisa mencapai tujuan perusahaaan. Profit, people, planet dan sustainability. Itulah point nya.

Apa yang harus dilakukan? Pertama, lakukan analisis kembali terhadap internal business process dari usaha kita. Analisis ini akan bisa menggambarkan apa saja kegiatan bisnis kita. Ini penting. Akhirnya, akan didapat model bisnis kita sendiri.

Kedua, lakukan reengineering atas internal business process kita. Model bisnis tadi bisa dilakukan reenginering. Hal ini relevan dengan memperbaiki proses bisnis kita. Bisa meluruskan proses bisnis, mempersingkat proses bisnis kita. Ini harus dilakukan untuk efisiensi.

Ketiga, mulai perbaikan dari supplier. Supplier tersebut memegang peranan penting bagi usaha kita. Karena sebagian besar biaya itu ada di supplier. Rata-rata, 50-70 persen biaya ada di supplier.

Keempat, perbaiki di bagian internal perusahaan. Proses dalam perusahaan, seperti produksi, administrasi harus diefisiensikan. Jangan sampai ada kesalahan biar tidak nambah biaya.

Kelima, perbaiki aspek channel of distribution. Aktivitas dengan distributor juga harus diperbaiki. Hubungan baik dengan distributor penting. Apalagi kalau sudah bisa membuat mereka loyal kepada kita. Akan banyak cost yang tidak perlu dikeluarkan.

Keenam, perbaiki delivery kepada konsumen. Ini penting. Agar konsumen puas dan loyal. Tidak perlu biaya promosi besar.

Ketujuh, lakukan perbaikan terus menerus atau yang lebih dikenal dengan kaizen. Ini penting untuk mencapai tujuan tadi.

Beberapa point diatas dapat digunakan untuk menghadapi kenaikan bbm tersebut. Melakukan efisiensi agar profit tetap dapat diraih oleh para entrepreneur itu sendiri. Kemampuan menjaga efisiensi dari setiap aktivitas proses bisnis akan mampu memberikan keunggulann bersaing bagi usaha kita.

Pada akhirnya, kinerja bisnis jadi kinclong, sesuai harapan kita.

By : Meriza Hendri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Social Widgets powered by AB-WebLog.com.