Susahnya mengalokasikan Sumber Daya Manusia

web sdmInilah keluhan salah seorang teman yang memiliki bisnis karena selama ini beliau menjalankan bisnis secara sendiri. Dengan kerja sendiri, beliau bisa mengatur semuanya tanpa adanya masalah yang ditimbulkan oleh para karyawan yang jelas-jelas bagi beliau menambah masalah saja. Bagaimana ini? padahal bisnis yang beliau bangun diharapkan bisa tumbuh dan berkembang yang pastinya akan membutuhkan banyak karyawan untuk mengerjakan berbagai tugas yang ada di perusahaan tersebut.

Bagaimana mengelola keuangan dan akuntansi, mengelola pemasaran, mengelola operasi dan mengelola sumber daya manusia? Pasti tidak akan bisa sendiri mengelolanya. Membutuhkan karyawan sebagai bagian dari sumber daya yang harus dimiliki oleh perusahaan untuk mencapai tujuan. Jangan sampai perusahaan tidak memiliki karyawan malah berdampak pada gagalnya pencapaian tujuan tersebut. Sangat merugikan perusahaan nantinya.

Inilah yang biasanya dihadapi oleh para entrepreneur dalam mengelola perusahaan untuk mencapai tujuan bisnis yang dijalankan mereka yaitu mencapai profit, people, planet, sustainability serta bisnis yang terus tumbuh dan berkembang. Kegagalan ketika semuanya dikerjakan sendiri dan banyak aspek yang tidak bisa dijalankan secara paralel oleh entrepreneur tersebut.

Oleh karena itu, bekerjasama dengan karyawan adalah suatu kebutuhan yang harus dipenuhi agar bisa memberikan output dan outcome yang optimal dalam bentuk pencapaian tujuan perusahaan itu sendiri. tugas yang paling berat dalam perusahaan adalah bagaimana mengalokasikan sumber daya manusia yang ada dalam perusahaan tersebut.

Tugas pertama yang harus dipenuhi dan dilakukan adalah bagaimana melakukan analisis terhadap pekerjaan yang ada di perusahaan. Hal ini berawal dari struktur organisasi yang ada di setiap bisnis para entrepreneur. Struktur organisasi akan menentukan bagaimana chain of comand dari perusahaan tersebut. siapa yang bertanggungjawab kepada apa dan siapa yang bertanggung jawab kepada siapa itu adalah dasarnya sehingga jelas pembagian kegiatan yang ada di perusahaan dan siapa yang mengerjakannya dan juga siapa yang bertanggung jawab atas pekerjaan tersebut.

Analisis ini akan menentukan job description atau gambaran pekerjaan yang harus dikerjakan oleh setiap orang yang ada di jabatan tersebut. Gambaran pekerjaan ini penting agar jelas apa saja yang harus mereka kerjakan. Job description ini harus jelas dan tegas agar semua orang bisa memahami apa yang akan dilakukan mereka. Tuliskan secara detail.

Selanjutnya adalah membuat job specification atau persyaratan yang harus dipenuhi untuk menduduki suatu posisi. Hal ini mengisyaratkan apa saja yang harus dipenuhi oleh para karyawan untuk bisa menjabat posisi tersebut. jadi, harus ada kesesuaian antara apa yang dikerjakan dengan knowledge, skill dan attitude (KSA) yang dimiliki oleh calon karyawan pada posisi yang ditawarkan.

Barulah yang terakhir memberikan beban kerja yang sesuai dengan karyawan yang ada karena beban kerja ini akan mempengaruhi tingkat efektifitas dan efisiensi seseorang dalam menjalankan setiap tugas yang melekat pada mereka.

Oleh karena itu, setiap entrepreneur untuk menjadi juara, harus bisa mengalokasikan sumber daya manusia mereka seoptimal mungkin agar bisa berkontribusi kepada pencapaian tujuan perusahaan. salam juara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Widgets powered by AB-WebLog.com.