beasiswa sekolah bisnis gratis

now browsing by tag

 
 

PRASETYO: BANGKIT DARI KEBANGKRUTAN

prasetyo

“Setiap entrepreneur, pasti pernah mengalami kegagalan” … begitulah kalimat yang selalu didengar ketika mereka diajak untuk menjadi seorang wirausaha atau entrepreneur dalam berbisnis. Demikian juga yang dirasakan oleh Prasetyo, pengusaha muda yang berbisnis dalam industri fashion di Kota Bandung. Kegagalan yang sejatinya memang harus dirasakan olehnya. Akan tetapi, dia yakin bahwa hal ini adalah proses yang harus dilewati untuk mencapai sukses.

Dengan dukungan istri, Prasetyo kembali bangkit membangun bisnis dengan nama FATWA MUSLIM pada tahun 2012. Sebelumnya, bisnis yang dijalankan adalah pada tahun 2010-2011, dia belajar berjualan dengan berbelanja di Tanah Abang dan setahun setelah itu, memberanikan diri membuka usaha konveksi. Pada tahun inilah dia merasakan kebangkrutan yang luar biasa dalam bisnis.

Semangat yang luar biasa sangat terlihat dari seorang Prasetyo dan istrinya untuk bangkit kembali dalam menghasilkan berbagai produk konveksi. Salah satu nilai yang sangat dipegangnya dalam berbisnis yang juga merupakan hasil dari pengalaman kegagalan itu adalah bagaimana Menjadikan bisnis bukan sekedar profit, tapi manfaat yang sebesar besarnya. Bisnis yang dijalankan tidak lagi semata-mata mencari laba untuk kepentingan diri sendiri.

Ditengah menjalankan bisnis, Prasetyo berharap brand Fatwa Muslim diterima di masyarakat dan bisa membuka lapangan pekerjaan sebanyak-banyaknya. Berbagai kreatifitas dan inovasi dilakukan untuk bisa meningkatkan kualitas bisnisnya. Bahkan produk-produknya sudah bisa diterima oleh distributor dan beberapa supermarket.

Belajar dari kegagalan dan tidak mau gagal, Prasetyo kembali lagi belajar dengan bergabung di GIMB Entrepeneur School untuk meningkatkan knowledge, skill dan attitude nya. Dia berkeyakinan bahwa berbisnis itu membutuhkan ilmu dan networking agar bisa meningkatkan kualitas dan skala bisnis setiap entrepreneur.