PKBL

now browsing by tag

 
 

Aset yang Paling Utama Itu Kesehatan

Aset yang paling utama bagi seorang entrepreneur adalah kesehatan badan yang benar-benar sangat bermanfaat dalam menjalani pekerjaan.
Kesehatan baru terasa ketika kita sedang sakit karena tidak bisa melakukan aktivitas apapun disetiap hari.
Sementara, pekerjaan masih menunggu yang harus dikerjakan. Banyak peluang yang terlewat begitu saja, selain ancaman dari lingkungan eksternal.
Dari kondisi ini, memang seorang entrepreneur harus bisa menjaga kesehatan dengan baik. Makan makanan yang bergizi, istirahat yang cukup, tidak merokok dan olah raga adalah beberapa kegiatan yang harus dilakukan.
Kesehatan menjadi aset utama bagi seorang entrepreneur.
Sumber : http://www.merizahendri.com/2013/01/aset-yang-paling-utama-itu-kesehatan.html

Bersama bawahan membangun bisnis

Bisnis yang tumbuh dan berkembang adalah cita-cita setiap bisnis dan manajer dalam suatu perusahaan pada kurun waktu sekarang dan masa yang akan datang.  Bisnis adalah usaha bersama yang ditopang oleh seorang manajer dan karyawannya. Keduanya adalah “mutually exclusive”,  komponen tersebut berada dalam sistem kesatuan, dimana keduanya harus saling berinteraksi dengan baik.

Sayangnya, seringkali antara manajer dengan para bawahan yang “kurang kompak” . Hal inilah  yang dianggap  biasa namun dapat menghambat laju pertumbuhan dalam konteks manajemen dalam suatu perusahaan tersebut. Mengapa demikian?

Manajemen yang tepat intinya adalah bagaimana bekerjasama dengan sbawahan untuk mencapai tujuan secara efektif dan efisien. Ketika anda menjadi seorang manajer berarti anda juga harus menjadi seorang Pemimpin. Manager yang baik adalah manager yang memiliki jiwa kepemimpinan.  Pemimpin yakni seseorang yang memiliki jiwa kepemimpinan, mampu me-manage, dan memiliki kecerdasan emosional.  Jiwa kepemimpinan adalah mau melayani dan bertanggungjawab terhadap bawahannya.  Mampu me-manage artinya mempunyai kemampuan koordinasi, yakni bagaimana membuat ide, menjalankan strategi, dan bagaimana mengkomunikasikannya terhadap para bawahannya.  Kecerdasan emosional, yaitu kecerdasan utama yang mampu sedemikian rupa mengetahui bagaimana ia harus bertindak, berprilaku, dan berkomunikasi terhadap orang lain (karyawan). Kecerdasan emosional inilah yang mampu menghasilkan koordinasi yang baik antara Manajer dengan bawahannya.

Kekompakan antara manajemen dengan bawahan adalah WAJIB hukumnya agar kerjasama dalam pencapaian tujuan bisa tercapai.

 

Berfikir Strategis Yang Sustainable Dalam bisnis…

Berfikir adalah suatu kondisi pikiran alam sadar yang menyebabkan berkembangnya ide dan konsep di dalam diri seseorang. Strategi adalah hal yang berkaitan dengan pelaksanaan gagasan  dan  perencanaan sebuah aktivitas dalam kurun waktu  tertentu. Demikian selanjutnya, dapat disimpulkan bahwa berpikir stategis adalah “penciptaan posisi unik dan berharga yang didapatkan dengan melakukan serangkaian aktivitas.”

Di dalam strategi yang baik terdapat koordinasi tim kerja, memiliki tema, mengidentifikasi faktor pendukung yang sesuai dengan prinsip-prinsip pelaksanaan gagasan secara rasional, efisien dalam pendanaan, dan memiliki taktik untuk mencapai tujuan secara efektif.

Seorang entrepreneur ataupun manajer adalah  penentu keberlanjutan suatu bisnis atau perusahaan yang ada saat ini dan masa depan.

Keberlanjutan atau sustainability adalah tuntutan dari setiap perusahaan yang dicari oleh para pemegang saham.

Lalu, apa masalahnya pak meriza? Tanya teman saya.

“yes… “ Sebagai business owner atau saya mewakili para business owner, Itulah jawaban saya.

Hal ini berhubungan dengan aset, yakni berupa uang, tenaga, pikiran, waktu, bahan baku dan lain-lain yang sudah saya tanamkan dalam perusahaan tersebut.

Hal mendasar yang harus dipahami adalah bahwa setiap entrepreneur dan manajer harus berfikir bagaimana perusahaan ini sustainable  berfikir strategis setiap saat. Artinya, seorang enterpreneur mampu menciptakan “unique” dalam stategi  bisnisnya secara sustainable.

sumber >> http://www.merizahendri.com/